Menuju Balai Kota

Tinggal Menunggu Kocokan Nomor Urut

Penetapan Paslon Sisakan Beberapa Catatan

SUKABUMI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi 2018-2023 di Kantor KPU Kota Sukabumi, kemarin(12/2) siang. Seluruh bakal pasangan calon dihadirkan. Mulai dari pasangan Mulyono-Ima Slamet (Mulia), Dedi R Wijaya-Hikmat Nuristawan (Dermawan), Achmad Fahmi-Andri Hamami (Faham) dan Jona Arizona-Hanafie Zain (Ijabah).

Pleno dibuka langsung oleh Ketua KPU Kota Sukabumi Hamzah, disaksikan komisioner KPU lainnya, komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), anggota partai politik pengusung dan tamu undangan lainnya, termasuk Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro, Dandim 0607/Sukabumi Letkol Inf Mahfud dan Kepala Kejari Kota Sukabumi Ganora Zarina.

Usai pleno dibuka, Divisi Teknis KPU Agung Dugaswara membacakan berkas persyaratan calon maupun syarat pencalonan masing-masing. Pembacaan syarat calon dan pencalonan dibacakan berdasarkan urutan pendaftaran ke KPU beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, yang paling dulu mendaftar ke KPU adalah pasangan Mulia, disusul pasangan Dermawan, kemudian pasangan Faham. Terakhir, pasangan Ijabah yang mendaftarkan diri.

Setelah dibacakan, seluruh pasangan calon dinyatakan memenuhi syarat. Namun, KPU dan Panwaslu Kota Sukabumi memberikan beberapa catatan. Khusus untuk pasangan calon yang berprofesi PNS, agar menyertakan surat pengunduran diri paling lambat lima hari setelah penetapan pasangan calon. Catatan itu ditujukan kepada calon Wakil Wali Kota Hikmat Nuristawan. Pria yang akrab disapa Kang Sogong itu masih berstatus sebagai PNS di Kota Sukabumi.

“Besok (hari ini, red) tinggal penetapan nomor urut. Mekanismenya akan dilakukan dua kali pemilihan nomor. Yang pertama dilakukan calon Wakil Wali Kota untuk mengambil nomor urut pengocokan. Selanjutnya, dilakukan calon Wali Kota yang akan menentukan nomor urut. Beberapa catatan memang ada, untuk calon yang masih berstatus PNS. Diberi waktu paling lambat lima hari setelah penetapan pasangan calon,” ungkap Divisi Teknis KPU Kota Sukabumi Agung Dugaswara, kemarin (12/2).

Penetapan pasangan calon dinyatakan sah, masing-masing calon kemudian berfoto bersama dan menyatakan deklarasi Pilkada damai. Seluruh pasangan calon juga diimbau untuk datang tepat waktu pada saat penetapan nomor urut pasangan calon yang dilangsungkan hari ini (13/2) di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, mulai dari pukul 09.00 WIB.

“Kami harapkan para pasangan calon datang tepat pada waktunya, karena nanti akan ditentukan nomor urut. Kalaupun pasangan calon tidak hadir, maka pengambilan nomor urut bisa diwakilkan oleh parpol pengusung atau pihak yang diberi mandat,” pungkasnya.(hrl/aln)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up