Kiprah MUI & Baznas

Terapkan Sifat Nabi sekaligus Khodimul Umah

Kakian
M. Kosoy

Lebih Dekat dengan Pengurus MUI Kota Sukabumi, M. Kusoy

Pengabdian M. Kosoy di kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi telah memasuki 10 tahun. Usia baligh bagi anak-anak untuk menjalankan ibadah salat.

Laporan Job4, JL VETERAN

BULAN Januari 2007 silam, M Kusoy diangkat menjadi pimpinan keenam di Dewan Pimpian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi.

Seiring berjalannya waktu dan prestasinya yang banyak diraih, Kusoy akhirnya diangkat menjadi Sekretatis MUI pada Musyawarah Daerah (Musda) 2010 lalu. Kerja keras nan penuh tanggung jawab mengangantarkan pria berusia 70 tahun ini menjadi sekretaris MUI dua periode, yaitu 2010-2015 dan 2016-2021.

“Alhamdulilah sudah 10 tahun saya bergelut di MUI. Tugas MUI memang cukup banyak, di antaranya, wadah silaturahmi dan musyawarah para ulama serta cendekiawan muslim, sebagai lembaga penasehat, pembina, pengayom dan pelayanan umat yang paling utama,” kata dia, kemarin (4/5).

Adapun program yang menjadi prioritas utama MUI selama menjadi pengurus adalah gerakan perbaikan akhlak bangsa dan pemberdayaan ekonomi umat berbasis syariah. Hal itu berdasarkam keputusan presiden tahun 2014 yang menegaskan, bahwa MUI adalah mitra pemerintah yang diberi fasilitas anggaran (APBN dan APBD).

“Jadi peran MUI sangat besar, luas dan mempunyai tanggung jawab yang berat. Bahkan, seorang khalifah mestinya harus sidik amanah, tabligh, dan fatonah serta peduli terhadap umat,” beber dia.

Kusoy berharap seluruh pengurus MUI bisa kembali ke khitahnya, yaitu gerakan perbaikan akhlak bangsa dan pemberdayaan ekonomi umat berbasis syariah.

“MUI merupakan organisasi kolektif, koordinatif dan tempat ajang silaturami. Sudah menjadi kewajiban pengurus MUI untuk menumbuhkan kebersamaan, saling menghargai dan bekerjasama dalam kebaikan,” imbuh dia.

“Jadi MUI harus menjadi khodimul umah (pelayan umat) yang memiliki sifat seperti Nabi. Di mana, berjihad tiada henti untuk memuliakan umat dan memberdayakan umat berbasis syariah. Semata untuk demi kesejahteraan dan kententraman umat, khususnya umat Islam di Kota Sukabumi,” timpal dia.

Selain itu, MUI juga harus bisa menjadi mitra pemerintah yang terpercaya.  “Semoga kita mampu mempertanggungjawabkan amal kita terhadap negara, umat dan Allah SWT,” tutup Komisioner Baznas MUI Kota Sukabumi itu. (*/hyt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up