Metropolitan

Tekan Perilaku Menyimpang

Getol Sosialisasi dan Bentuk Satgas Pengendalian Kenakalan Remaja

SUKABUMI – Wakil Wali Kota Sukabumi sekaligus Ketua Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Sukabumi Achmad Fahmi menilai, masih banyak prilaku remaja dan pelajar di Kota Sukabumi yang menyimpang. Tentu harus menjadi perhatian semua pihak.

“Pergerakan remaja dan pelajar memang menjadi kehawatiran yang luar biasa. Berdasarkan data yang kami dapat, memang banyak perilaku siswa-siswi yang menyimpang,” ujarnya usai sosialisasi dan pembentukan satuan tugas (Satgas) pengendalian kenakalan remaja, di Aula SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, kemarin (8/2).

Lanjut Fahmi, remaja sering mengalami kegalauan yang disebabkan masa perubahan kehidupan. Hal itu tentu sangat berpengaruh baik secara psikologis, mental maupun fisiologis anak. Di antaranya, kata dia, masih ada zaman sekarang rokok dijadikan trend atau gaya hidup. Padahal, hal tersebut tentu bisa saja membahayakan mereka.

“Sekarang rokok itu sudah menjadi trend kekinian dikalangan anak sekolah. Oleh sebab itu kami harus melakukan pembinaan secara bertahap kepada mereka. Bukan kita tidak percaya sama anak, tapi tugas kita juga harus bisa membina agar kenakalan remaja bisa terhindari,” tuturnya.

Lanjut Fahmi, peran kepala sekolah dan juga pembina siswa-siswi harus mampu menjaga anak didiknya. Hal itu tidak lempas dari komunikasi antara guru dan murid. “Masih banyak kenakalan remaja yang sering ditemukan, seperti halnya bullying,” kata dia.

Menurutnya, dalam upaya memberantas kenakalan remaja hal yang paling efektif dengan membentuk satgas penanggulangan kenakalan remaja. “Kami perlu melakukan pembenahan mental mereka. Karena sekarang ini di Kota Sukabumi pergerakan infrastruktur belum selesai, tapi pengaruh perilaku remaja sudah ada. Makanya satgas salah satu langkah yang paling efektif,” tandasnya.

Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan Wilayah III Jawa Barat Mimin Maryati mengatakan, salah satu upaya yang perlu dilakukan satgas penanggulangan kenakalan remaja yaitu menjaga perilaku peserta didik. Jangan sampai terjadi hal-hal yang menyimpang.

“Kita perlu menjaga pelajar kita dari hal-hal yang menyimpang, seperti tawuran, saling bully dan sebagainya,” ucap dia.

Langkah tersebut, sambung dia, di antaranya dengan diadakan sosialisasi dan pembentukan satgas pengendalian kenakalan remaja. “Ini salah satu upaya kami untuk meningkatkan kewaspadaan pihak sekolah, sehingga peluang mereka untuk meminimalisir pengaruh kenakalan remaja cukup besar,” tandasnya.(ovi/aln)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up