Kiprah MUI & Baznas

Targetkan Pengumpulan Zakat Meningkat

unnamed

JL VETERAN – Pengumpulan hasil zakat fitrah di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi terus meningkat setiap tahunnya.

Data Baznas setempat, perolehan zakat fitrah tahun 2016 meningkat 10 persen. Tahun 2015 lalu, perolehan zakat tembus sebesar 1.805.559.551 dan untuk tahun 2016 ini total penerimaan sebesar 1,869.20.144.

“Terjadi peningkatan sebesar 10,51 persen, karena jumlah penduduk di Kota Sukabumi setiap tahunnya terus bertambah. Otomatis jumlah zakat fitrah juga meningkat,” kata Wakil Ketua III Baznas Kota Sukabumi, M Kusoy kepad Sukabumi Ekspres, Rabu (10/5) kemarin.

Menurutnya, jika dikalkulasikan jumlah penduduk dengan jumlah zakat fitrah yang diterima menunjukan presentase kesadaran zakat dari masyarakat justru berkurang. Di mana, jumlah umat Islam tahun 2016 mencapai 300 ribu jiwa dan sebelumnya hanya 283.351 jiwa.

“Tahun 2015 tingkat kesadaran masyarakat mencapai 22,40 persen tapi 2016 malah berkurang hanya 19,84 persen yang sadar membayar zakat fitrah ke Baznas,” ungkapnya.

Kusoy berharap pengumpulan zakat fitrah di tahun ini bisa meningkat mencapai 30 persen.

“Kami ingin 100 persen tingkat sadar zakatnya. Jadi kita perlu akan terus sosialisasinya,” timpal Kusoy.

Fifi Kusumajaya selaku Ketua Baznas Kota Sukabumi menegaskan Baznas merupakan  lembaga resmi yang dibentuk pemerintah untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan dan efisiensi pelayanan, serta meningkatkan manfaat zakat guna mewujudkan penanggulangan kemiskinan di daerah Indonesia.

Ditambah, lembaganya mendapat amanah sesuai syari’ah Islam dan pemerintah dalam pengelolaan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) yang harus terpercaya.

Sehingga para aghnia dan muzaki percaya bahwa titipan ZIS tersalurkan kepada ke delapan asnaf (golongan yang berhak menerima zakat) sesuai ketentuan yang berlaku.

Di mana asnaf ini termasuk pada golongan fakir miskin, hamba sahaya, gharimin (orang yang berutang), mualaf, ibnu sabil, fi sabilillah dan amilin.

“Hal tersebut kita lakukan sesuai Undang-undang Nomor 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Selain itu, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 14 tahun 2014 tentang pengelolaan zakat yang mengatur pengelolaannya melalui lembaga atau amil zakat,” tutup Fifi. (job4/hyt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up