Pendidikan

Setiap Senin Sekolah Wajib Bacakan Deklarasi Antinarkoba

SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan mewajibkan di setiap sekolah membacakan deklarasi antinarkoba, anti-HIV/AIDS, serta antikekerasan perempuan dan anak. Upaya itu menjadi salah satu langkah mengingatkan para pelajar mulai munculnya ‘hantu’ yang saat ini terus mengintai mereka.

“Jadi tiap Senin itu sebelum upacara harus dibacakan deklarasi ini. Ini untuk mengingatkan anak-anak kita (pelajar) menyangkut bahayanya narkoba, HIV/AIDS, serta kekerasan,” tegas Bupati Sukabumi Marwan Hamami, belum lama ini.

Deklarasi itu berisi enam poin. Marwan mengutip lagu kebangsaan Indonesia Raya, di mana yang harus dibangun itu jiwanya dulu baru badan. Badannya sudah pada sehat. Hanya jiwanya yang harus diperkuat agar mereka ke depan bisa menciptakan kedisiplinan,” tegasnya.

Upaya mengingatkan kalangan pelajar terhadap berbagai bahaya potensi sosial harus terus digaungkan. Jika tidak, maka pelajar akan terancam terkontaminasi narkoba, HIV/AIDS, maupun kekerasan. “Minimal setiap pelajar bisa saling mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dan obat keras,” tambahnya.

Di sisi lain, Marwan mengatakan Indonesia khususnya Kabupaten Sukabumi yang mempunyai sumber daya alam dan kekayaan yang melimpah menjadi target pihak tidak bertanggung jawab untuk merebutnya.

┬áKarena itu, untuk melemahkan bangsa ini adalah dengan cara merusak generasi penerusnya melalui narkoba. “Ini bukan hanya tugas pemerintah saja, tapi harus ada partisipasi dari masyarakat juga,” tegasnya.

Jumlah pelajar di Kabupaten Sukabumi tercatat sebanyak 514.325 orang. Belum lama ini mereka mendeklarasikan antinarkoba, tindakan kekerasan, serta pencegahan HIV/AIDS. Aksi tersebut merupakan langkah preventif Pemkab Sukabumi dari sejumlah bahaya yang tentunya memerlukan perhatian khusus dari seluruh elemen masyarakat. Selain itu, diperlukan juga upaya semua pihak bahu-membahu membantu Kabupaten Sukabumi terbebas dari bahaya narkoba, tindakan kekerasan, dan HIV/AIDS, khususnya di lingkungan pendidikan. “Ancaman narkoba, tindakan kekerasan, dan HIV/AIDS bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tapi juga masyarakat harus ikut terlibat. Apalagi hal ini menyangkut anak kita dan generasi bangsa. Kalau program pemerintah tidak dibantu, maka akan sulit merealisasikannya,” ujar Marwan.

Pencegahan ini harus terus digalakkan tanpa ada batasan waktu. Apalagi oknum pengedar narkoba terus mencoba mencari celah untuk merusak generasi bangsa. “Harus kita yakini, deklarasi ini bisa meminimalkan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar,” tandasnya.(aln)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up