Hukum & Kriminal

Satu Pelajar SMK Diamankan Polisi

Kedapatan Membawa Cerulit di Jok Motor

SUKABUMI – Jajaran Polres Sukabumi mengamankan seorang pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis cerulit, kemarin (16/1).

Kabag Ops Polres Sukabumi Kompol Sumarta Setiadi mengatakan, pihaknya mengamankan MA, 18 pelajar kelas 10 SMK Teknika Cisaat karena kedapatan membawa sajam saat melakukan razia sejumlah pelajar sekitar pukul 14.00 WIab di Karangtengah, Kecamatan Cibadak.

“Saat kami geledah para pelajar ini, satu di antaranya kedapataan membawa sajam yang disembunyikan di bawah jok motor,” ungkap Sumarta.

Saat ini, kata dia, siswa tersebut sudah diamankan dan selanjutnya diserahkan ke Reskrim Polres Sukabumi untuk proses lebih lanjut. “Atas perbuatannya, pelajar ini dapat dijerat pasal 1 ayat 2 UU darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” tandasnya.

Babinkabtimnas Desa Karangtengah, Polsek Cibadak Resor Sukabumi Brigadir Sandi Praja menambahkan, patroli dimulai pukul 07.10 dipusatkan dibeberapa titik rawan tawuran pelajar. Di antaranya di Jalan Raya Karangtengah Lodaya dan di Jalan Almuwahidin Kampung Kaumkaler, Karangtengah, Cibadak.

Adapun tujuan intinya, kata dia, untuk mewujudkan terciptanya situasi yang aman dan tertib serta kondusif yang dilakukan anggota patroli quick respon dengan sasaran kawasan pendidikan sekolah yang rawan terjadinya tawuran pelajar.

“Dalam rangka mengantisipasi dan mencegah aksi tawuran antar pelajar di kawasan tersebut,” terangnya.

Giat ini juga, lanjut dia, sebagai bentuk antisipasi bagi pelajar yang membawa senjata tajam dan obat-obatan terlarang seperti penyalahgunaan obat tramadol dan lem aibon.

Selain operasi yang dilakukan, kata dia, beberapa langkah polisi sebagai wujud antisipasi perilaku penyimpangan pelajar sudah rutin dilakukan. Seperti menyambangi dan dialog langsung ke berbagai sekolah.

“Kita mencoba melakukan pendekatan terhadap anak-anak SMK khususnya dengan langsung datang ke sekolah maupun diluar sekolah. Kita imbau para pelajar untuk segera pulang dan tidak berlama-lama duduk di pinggir jalan dan tidak membentuk kelompok atau bergerombol yang dapat memicu keributan,” paparnya.(mg1/aln)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up