Featured

Satu Hari Produksi Hingga Satu Ton

PHOTO3

Dodol Cina Mendadak Laris Manis

Tidak hanya pernak-pernik saja, yang menjadi ciri khas jelang perayaan Imlek di Tahun Anjing tanah ini. Ternyata, Kue Keranjang atau yang biasa disebut Dodol Cina juga membawa berkah tersendiri, bagi produsen kue manis ini di Sukabumi.

DILA NOVIANTI, Sukabumi

MENJELANG perayaan Imlek, pesanan kue keranjang melonjak drastis. Kondisi pembuatan kue kue keranjang di Kota Mochi, kewalahan menerima pesanan, sebab kue yang satu ini banyak diburu konsumen. Semisal yang dialami Afat, salah seorang produsen dodol cina asal Tipar, Kota Sukabumi.

Dodol cina merupakan salah satu makanan wajib pada perayaan Imlek. Kue yang dibalut keranjang bambu ini, ternyata butuh perlakuan khusus. Selain pengerjaannya yang masih tradisional, supaya kue keranjang berwarna cokelat pekat membutuhkan waktu 24 jam untuk mengukus. Kue yang dibuatnya tanpa menggunakan bahan tambahan lain, kecuali tepung beras ketan dan gula. Kue keranjang ini bisa bertahan satu tahun, meski agak mengeras karena dikukus.

“Waktunya cukup lama, karena kalau mau bikin kue tidak boleh asal-asalan, kurang lebih saya dibantu pekerja 10 orang pegawai” tutur Afat.

Ia menjelaskan, kue musiman itu hanya diproduksi menjelang Imlek saja. Usaha rumahan kue keranjang yang berdiri sejak tahun 1960 itu masih kokoh berdiri hingga hari ini dan terus-menerus memproduksi dodol cina. Setiap kilogram kue keranjang dijualnya Rp 35 ribu. Dalam satu hari ia bisa memproduksi hingga 1 ton kue kerangjang atau dodol cina.

“Menjelang imlek dari sebulan sebelumnya sudah dilakukan proses produksi. Namun, tahun ini mengalami peningkatan di banding tahun sebelumnya, karena daya tarik pembeli meningkat,“ paparnya kepada Sukabumi Ekspres, kemarin (12/2).

Setiap tahun, jumlah pesanan kue yang dibuat di rumahnya ini mengalami peningkatan hingga 30 persen. Tahun sebelumnya, Afat hanya memproduksi empat ton. Sementara tahun ini, mengalami peningkatan drastis hingga tujuh ton.

“Untuk eceran harganya beda. Kita jual Rp 18 ribu per buah. Kue juga dipasarkan ke beberapa kota besar seperti Bandung, Bogor dan Jakarta. Kalau untuk di Kota Sukabumi sudah dikirim ke beberapa toko,” ungkapnya.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up