Gerbang Desa

Santri Dididik Tekuni Dunia Usaha

OPEN Gerdes
INOVATIF: Santri di Pontren Bani Al-Ghoni di Kampung Citiis Desa Bojongasih Kecamatan Parakansalak mulai didik menekuni dunia usaha.

Ponpes Bani Al-Ghoni Punya Program Bank Ternak dan Bank Tani

PARAKANSALAK – Santri di Pondok Pesantren Bani Al-Ghoni di Kampung Citiis Desa Bojongasih Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi mulai menekuni dunia usaha. Mereka sudah mampu merintis usaha melalui program bank ternak yaitu membudidayakan ternak kelinci maupun program bank tani yang fokus menanam bibit cabai.

Promotor program Ponpes Bani Al-Ghoni, Adi Mulyadi, mengatakan, tujuan dari kegiatan ini yaitu agar mampu mendidik santri untuk berwirausaha, mengembangkan potensi lokal supaya menjadi penghasilan santri, serta mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari sebagi wujud dedikasi kepada dirinya sendiri serta masyarakat. “Inilah tiga poin utama keuntungan menjalankan program tersebut. Paling utama adalah memberikan bekal tambahan bagi para santri untuk kehidupan di masa yang akan datang,” ujarnya, kemarin (22/5).

Keberadaan pondok pesantren harus mampu membuktikan kepada masyarakat jika para santri bisa mendapatkan keuntungan dan nilai lebih. Selain wajib memiliki nilai pondasi keagamaan yang kuat, para santri juga diharuskan memahami skill kewirausahaan. “Keseimbangan antara bekal akhirat dan duniawi perlu dimiliki setiap lulusan santri di sini. Sehingga nantinya alumni ponpes sudah siap bersaing di dunia luar,” terangnya.

Sampai saat ini jumlah kelinci dan tanaman cabai yang dikelola santri sudah lumayan berkembang. Awalnya masing-masing santri memiliki tiga ekor kelinci, kini sudah hampir 10 ekor bahkan 15 ekor kelinci per satu orang santri. Sedangkan bibit cabai terus dikembangkan ke masyarakat sekitar untuk terus dibudidayakan. “Alhamdulilah, hasil kelinci sudah bisa dijual termasuk bibit cabai. Kini, santri dan lembaga ini sudah mulai menghasilkan dari program tersebut,” ungkapnya.

Pembina Yayasan Bani Al-Ghoni, Ujang Baedilah, menambahkan setiap santri diberi keleluasaan untuk memilih program garapan. Nantinya program berjalan berkelanjutan dan hanya bermodalkan hasil iuran santri. “Dari mulai ide, modal, dan hasilnya akan dikembalikan kepada santri. Sebagian untuk kas ponpes untuk tetap menjaga kelanjutan program ini,” singkatnya.(job5)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up