Society

Reni Perjuangkan Anggaran Perbaikan Museum Bojongkokosan

SOSIALISASI : Ketua Fraksi PPP Hj Reni Marlinawati (tengah) menyosialisasikan empat pilar di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, belum lama ini. (UJANG HERLAN/SUKABUMI EKSPRES)

PARUNGKUDA – Anggota DPR RI daerah pemilihan (dapil) Jabar IV (Kota dan Kabupaten Sukabumi) Hj Reni Marlinawati, siap mendorong anggaran perbaikan Museum Bojongkokosan di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Karena menurutnya, banyak hal yang bisa diambil dari tempat bersejarah ini. Satu di antaranya, menunjukan bentuk kepedulian akan pentingnya menjaga tempat bersejarah dengan melakukan penataan lebih baik

“Kami dari Komisi X DPR RI sebenarnya sudah mengalokasikan anggaran perbaikan pada tahun 2016, tapi hilang karena terpotong. Dan Insyallah, anggaran murni tahun 2018 ini akan kami dorong lagi mudah-mudahan terealisasi,” ujar Reni usai Sosialsiasi Empat Pilar Kebangsaan, kemarin (29/7). .

Politikus PPP itu menungkapkan sarana prasarana yang dinilai sudah tidak layak adalah gedung perpustakaan. Bahkan bangunan tersebut sudah lapuk sehingga perlu segera ada perbaikan karena lokasi ini adalah salah satu tempat sejarah yang terkenal di dunia.

“Kondisi museum ini sangat prihatin makanya kami akan segera lakukan pengajuan perbaikan kembali,” tetangnya.

Disamping itu, lanjut Reni, dengan kondisi yang memprihatinkan itu tentunya berpengaruh terhadap jumlah pengunjung. Buktinya, sampai saat ini tak sedikit masyarakat yang memahami isi sejarah Bojongkokosan. Padahal, sangat penting diketahui khususnya bagi masayarakat Sukabumi.

“Sangat disayangkan jumlah pengunjung dan pemahan masyarakat terhadap museum ini kurang. Padahal, informasi sejarah dan bukti perjuangan para pahlawan kemerdekaan Indonesia ada disini,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Sukabumi, Iwan Kusdian menyambut baik bantuan dorongan perbaikan museum Bojongkokosan tersebut. Sebab, Pemda sendiri saat ini hanya bisa melakukan perawatan saja. “Tentu kami menginginkan perbaikan ini sudah lama. Namun, memang terbentur oleh anggaran,” tambahnya.

Iwan memprediksi perbaikan fasilitas dan pembenahan sarana lainnya mencapai Rp 5 Miliar. Namun demikian, pihaknya baru mencicil pembangunan sesuai kemampuannya terlebih dahulu.

“Ya maksimal Rp 5 Miliar lah untuk rehab bangunan museum ini. Sebenarnya jangan bicara anggaran kalau untuk lokasi sejarah tapi harus segera upaya nyata. Untuk tahun ini kita membangun dulu sarana ibadah karena ini sangat penting bagi kenyamanan pengunjung,” tandasnya.(job5/hyt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up