Society

Reni Dorong UKM Kreatif Sukabumi

KOMPAK : Anggota Komisi X DPR RI Reni Marlinawati (tengah baju orange) bersama Direktur Akses Perbankan Restog K. Kusuma (kanan) dan pemateri Seri Kelas Keuangan (SKK) Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kreatif.

JL SURYAKENCANA – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memfasilitasi 100 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kreatif Sukabumi mengikuti Seri Kelas Keuangan (SKK) UKM Kreatif “Permodalan dan Pengelolaan Keuangan Syariah UKM Kreatif” di Hotel Anugrah Sukabumi pada Rabu (8/8) kemarin.

Bekraf memberikan pelatihan dasar membuat kerangka usaha yang baik, cara mengelola keuangan pribadi dan usaha, serta pembuatan laporan keuangan yang benar.

Pembukuan keuangan usaha yang benar dari laporan keuangan membantu pelaku UKM Kreatif dalam mengambil keputusan bisnis, baik sebagai dasar perluasan usaha maupun dasar mengakses pembiayaan perbankan. Sehingga, Bekraf melengkapi SKK UKM Kreatif dengan informasi sistem perbankan, permodalan syariah, serta penggunaan aplikasi akuntansi pada smartphone.

Anggota Komisi X DPR RI Reni Marlinawati juga menghadiri acara ini. Reni memberi sambutan sekaligus menjelaskan peran legislatif pada ekonomi kreatif Indonesia.

“Sukabumi dianugerahi dengan berbagai potensi, baik itu alam, rimba, pegunungan dan lautan. Hal tersebut tak dipungkri dapat menghasilkan keuangan ekonomi kreatif,” ungkap Reni yang juga ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Hanya saja, kata Reni, realitanya para pelaku UMK di Sukabumi tidak bisa memanfaatkan momentum ini. Pasalnya, marketing dan permodalan yang belum memadai. “Sukabumi itu banyak potensi, mulai dari kecantikan, batik, dan makanan mochinya yang sudah terkenal rasanya cukup enak. Namun pemasarannya yang kurang,” terangnya.

Berbicara permodalan, para pelaku UKM di Sukabumi tidak bisa memanfaatkan modal minim yang bisa menghasilkan banyak uang. Hambatan tidak memiliki jaminan yang cukup untuk memenuhi persyaratan pengajuan pembiayaan itu.

Terlebih pihak bank enggan memberikan pembiayaan kepada yang tidak memiliki jaminan atau jaminan yang terbatas. “UMKM kesulitan memperoleh pembiayaan dari bank syariah karena kurangnya aksentabilitas UMKM mengenai kurangnya legalitas dan administrasi,” kata dia.

Sebagian besar UMKM tidak memiliki administrasi yang teratur bahkan banyak yang mengalami permasalahan dalam arus kasnya. Lalu kurangnya pemerataan pembiayaan bank syariah ke semua wilayah dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bank syariah.

Selain itu penetapan harga produk bank syariah yang kadang malah lebih tinggi dari pada bank konvensional, juga membatasi masyarakat dalam mengakses perbankan syariah, karena harganya relatif memberatkan nasabah, terlebih pada nasabah UMKM yang memiliki pendapatan yang terbatas. Di sisi lain banyak bank konvensional yang banyak menawarkan kredit dengan bunga kecil pada UMKM.

Sementara itu, Direktur Akses Perbankan Bekraf, Resto Krisna Kusuma, menyebut untuk memajukan ekonomi kreatif yang ada di Sukabumi, para pelaku usaha dibekali dengan pemahaman kelas keuangan, bagaimana mengatur keungan berbasis smartphone, dan juga tentang permoodalan dan pengelolaan keuangan syariah.

Menurutnya laporan keuangan yang benar membantu dalam mengambil keputusan bisnis,baik sebagai dasar perluasan usaha maupun mengaskses pembiayaan perbankan, sehingga Bekraf melengkapi SKK UKM Kreatif dengan informasi sistem perbankan, permodalan syariah, serta penggunaan aplikasi akuntasi pada smartphone.

Pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah Cianjur Nana Mulyana menambahkan pembiayaan perbankan syariah BRI pada pelaku UKM Kreatif, baik persyaratan maupun ketentuan mengakses pembiayaan perbankan syariah.

Sekedar dikatahui, 100 pelaku UKM Kreatif Sukabumi ini telah menjalankan usaha selama satu tahun, memiliki brand, dan berencana untuk ekspansi usaha.(job5/hyt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up