Society

Ponpes Al-Ma’tuq Tatar Da’i se-Nusantara

open
CENDRA MATA : Syeh Abdul Wahab A, H. Al Saneen (tengah) didampingi Mudir Ponpes Al-Ma'tuq DR. Ade Hermansyah, Lc, M.Pd.I memberikan buku panduan da'i kepada Sekmat Cisaat Pendi Ependi.

Agenda Tahunan dalam Mencetak Da’i yang Profesional

CISAAT – Komitmen menjadikan iman dan taqwa sebagai landasan agama Islam untuk menata kehidupan yang lebih baik terus digelorakan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ma’tuq. Satu di antaranya, ponpes di Jalan Kadudampit Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi itu menggelar penataran da’i pada Rabu (8/8) kemarin hingga 14 Agustus 2107 mendatang.

Wakil Ketua Panitia Penataran Da’i Ponpes Al-Ma’tuq, Zarkasih menuturkan, penataran da’i sengaja digelar untuk mencetak sekaligus membekali para da’i tentang pemahaman Islam yang Rahmatan Lilalamin. Karena menurutnya, peran da’i atau ulama sangat penting dalam keselamatan agama yang berdasarakan tauhid.

“Alhamdililah kegiatan ini diikuti 100 da’i yang datang dari penjuru Indonesia. Mulai dari Kota Lombok, Aceh, Riau, Sulawesi, Kalimantan, dan Jawa Barat sekitarnya ikut hadir dalam agenda tahunan ini,” ungkap dia saat didampingi Pimpinan Ponpes Al-Ma’tuq DR. Ade Hermansyah, Lc, M.Pd.I kepada Sukabumi Ekspres, kemarin (8/8).

Selain itu, sambung Zarkasih, penataran ini memiliki peran yang sangat penting dan strategis untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas para da’i dalam membangun ilmu dan pengetahuan tentang agama Islam.

“Harapannya mereka (para da’i,Red) dapat menularkan dan mengamalkannya kepada masyarakat sesuai ilmu yang diterima agar semangat umat Islam untuk berdakwah, mempelajari dan mengamalkan sesuai isi kandungan Alqur’an makin menggema,”tandasnya.

Ketua Panitia Penataran Da’i, Edi Suanto menambahkan, dauroh (penataran,Red) yang diikuti 100 penda’i ini disi langsung pemateri yang profesional dari Timur Tengah. Yakni, Syeh Abdul Wahab A, H. Al Saneen dan Syeh dr Usman Al Khamis.

“Kita langsung undang pematerinya dari Kuwait. Pemateri akan memberikan ilmu pemahaman tentang implementasi seluruh ajaran sebagai da’i yang benar dan mengikuti jejak Nabi Muhamad SWT,” ujar dia.

Penataran da’i yang digelar tahunan ini bukan tanpa pertimbangan. Menurutnya, ponpes Al-Ma’tuq sebagai lembaga yang mencetak generasi penerus bangsa juga punya kewajiban membekali da’i memiliki pemahaman ke-Islaman secara kaffah.

“Da’i itu aset umat Islam yang tiada terhingga untuk menegakan kebenaran dan mencegah kemungkaran di muka bumi (amar ma’ruf nahi munkar,Red). Harapannya mereka betul-betul memahami seluruh ilmu yang diberikan pemateri dan akan terus mengingat ilmu yang mereka sebelumnya,” tandasnya.

Sekretaris Kecamatan Cisaat, Pendi Ependi, mengapresiasi penataran da’i se-Indonesia yang dipusatkan Ponpes Al-Ma’tuq dalam menegakan syiar Islam yang lebih luas.

“Ini semacam diklat para da’i yang diikuti dari Sabang sampai Marauke yang harus didukung bersama-sama. Apalagi masyarakat Sukabumi khususnya Cisaat ini cukup agamis sehingga visi Kabupaten Sukabumi lebih baik, religius dan mandiri akan tercipta kedepanya,” kata dia.

Pendi berharap kegiatan seperti ini bisa diikuti lembaga atau instansi lain serta digelar berkelanjutan. “Saya berharap kegiatan seperti ini terus dipertahankan dan diselanggarakan untuk kemaslahatan umat beragama,” imbuh dia. (udi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up