Bandung

Polisi Tahan Pemuda Sukabumi Pengeroyok Bobotoh

086112000_1501148266-Screen_Shot_2017-07-27_at_16.26.16
Ricko Andrean merupakan seseorang Bobotoh yang meninggal dunia pada Kamis (27/7/2017) setelah dikeroyok suporter Persib saat duel melawan Persija. (Instagram Persib)

BANDUNG – Polrestabes Bandung akhirnya menangkap lima Bobotoh Persib yang diduga menganiaya Ricko Andrean, 22 tahun, hingga tewas saat pertandingan Persib melawan Persija Sabtu (22/7) .

Kelima pelaku tersebut ditangkap polisi di sejumlah tempat secara beruntun. Kelimanya, yaitu WF, 19, warga Ciparay, Kabupaten Bandung, AK, 17, warga Purwasari, Kabupaten Karawang, GR, 19, warga Purwasari, Kabupaten Karwang, EM, 23, warga Sukabumi, dan Sal, 26, warga Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.

“Pelaku ikut melakukan pemukulan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap korban serta membuat postingan di akun facebook pelaku dengan kata-kata kebencian terhadap suporter lawan,” ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo di Mapolrestabes Bandung, kemarin (1/8).

Menurutnya, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan saksi-saksi, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan kemudian menangkapnya di wilayah Ciparay, Kabupaten Bandung pada Minggu (30/7).

“Pelaku mengakui ikut melakukan pemukulan terhadap Ricko Andrean Maulana dengan cara menendang korban dibagian dada dari atas pagar pembatas tribun,” kata dia.

Mereka dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 170 KUHP dan 45 A ayat (2) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi, dan Transaksi Elektronik (ITE). “Kebencian kepada salah satu kelompok ini yang kita kenakan UU ITE, karena menimbulkan dampak keributan dengan suporter yang lain,” kata dia.

Hendro menjelaskan, para pelaku ini berhasil terungkap dari unggahan-unggahannya di media sosial, sehingga polisi tidak terlalu kesulitan dalam mencari keberadaannya.

“Petunjuk melalui instagram dan video yang diberikan Wali Kota dan media. Hasil oleh TKP, akhirnya menemukan alamat pelaku di beberapa kota tersebar di luar Kota Bandung,” kata dia.

Hingga saat ini, polisi masih mencari pelaku pengeroyok lainnya, disinyalir terdapat empat pelaku yang saat ini masih dicari keberadaannya dan dimasukan ke daftar pencarian orang (DPO).

“Ada empat pelaku lain yang kita kejar yakni D, A, dan R. Sekarang dalam proses penyelidikan Polrestabes Bandung,” kata dia.

Dari hasil pengungkapan ini, polisi mengamankan print out akun facebook milik tersangka, dua handphone, satu kaos, sepatu, dan sebuah topi.(bbs/hyt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up