Sukabumi Raya

Petani Seret PT Starkom ke Jalur Hukum

PHOTO3

SUKABUMI – Persoalan warga petani Kampung Leubakwangi, Desa Palasarihilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi dengan pihak PT Star Comgistic Indonesia (Starkom) berbuntut ke jalur hukum. Pasalnya, hingga pertemuan kelima, tuntutan yang diharapkan warga belum kunjung diindahkan pihak perusahaan.

“Kami akan melaporkan ke Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Barat. Jika hasil investigasi ini ditemukan kasus pidana, kami akan seret ke ranah hukum,” tegas perwakilan Petani Leubakwangi, Iman usai pertemuan yang dihadiri unsur Muspika Parungkuda di Aula Kecamatan Parungkuda, kemarin (5/3).

Ia menyebut, petani kembali dibuat kecewa atas tidak dipenuhinya tuntutan ganti rugi kerusakan lahan yang diakibatkan oleh pengerukan sungai oleh perusahaan. Kekesalan warga memuncak lantaran pihak pimpinan perusahaan tidak hadir dalam musyawarah. “Kami bersabar hingga pertemuan kelima ini, namun perusahaan malah menolak dan hanya melalui perwakilan,” kesal Iman.

Hal senada diungkapkan salah satu perwakilan warga yang ditokohkan, Hakim Adonara. Ia mengaku akan segera mengambil langkah hukum terhadap perusahaan. Sebab, pihak perusahaan dinilai sudah mempermainakan warga, terutama petani. “Kami akan seret perusahaan ke jalur hukum. Kami sudah diberi kuasa hukum penuh,” uajrnya.

Selama ini, masih kata Hakim, pihaknya mencoba bersabar dan mengikuti proses yang diinginkan pihak perusahaan. Akan tetapi, semakin hari pihak perusahaan tidak memperlihatkan iktikad baik dengan tidak menghargai pihak-pihak yang terlibat.

“Kami dianggap apa, pertemuan ini kan sudah direncanakan sejak dua bulan lalu. Bahkan sudah disepakati di atas materai. Tapi malah dia yang tidak hadir,” bebernya.

Sementara itu, pihak PT Starkom melalui HRD, Uci, dalam surat yang diwakilkan menyampaikan tidak dapat memenuhi tuntutan ganti rugi kepada warga yang merasa sawahnya dirusak. Pihak perusahaan berdalih proses pengerjaan daerah tepi aliran sungai bukan penyebab kerusakan tanah warga, melainkan dampak alam.(mg1/hrl)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up