Hukum & Kriminal

Pelajar ‘Ngaco’ Rusak Angkot

FOTO1

Nafsu Tawuran dengan Pelajar Lain tak Terlampiaskan

JL KARAMAT – Sejumlah pelajar salah satu SMA negeri di Kota Sukabumi diduga merusak empat unit angkutan kota nomor 14 jurusan Bhayangkara-Sukabumi, kemarin (12/12). Seorang pelajar terpaksa diamankan ke Mako Polsek Gunungpuyuh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, aksi tak terpuji kalangan pelajar itu terjadi di Jalan Karamat sekitar pukul 12.30 WIB. Kabarnya, puluhan pelajar yang menggunakan sepeda motor itu berniat hendak menyerang pelajar lainnya di sekolah berbeda. Namun aksi penyerangan itu tak berhasil. Akhirnya mereka melampiaskan kekesalannya dengan menyerang angkutan kota yang mereka temui di jalan.

“Waktu itu saya mau makan. Baru saja markirin mobil. Belum sempat buka pintu mobil, tiba-tiba rombongan pelajar datang. Mereka langsung mecahin kaca depan dengan gir,” kata Ridwan Mulyadi, 51, sopir angkot 14 kepada JPNews.co.id (grup Sukabumi Ekspres) saat melapor di Polsek Gunungpuyuh, kemarin (12/12).

Amarah Ridwan pun membuncah. Dia langsung  mengejar para pelajar yang melarikan diri menggunakan sepeda motor. Pengejaran Ridwan berhasil. Salah seorang pelajar yang terjatuh dari motor langsung diamankan ke kantor polisi. “Saya langsung bawa,” tegasnya.

Ridwan menyebut ada puluhan pelajar yang merusak angkot yang dijumpai mereka di jalan. Dia memperkirakan ada 15 motor yang datang dan langsung menyerang angkot miliknya. “Ada yang bawa gir, samurai, dan batu. Mereka menyerang secara brutal,” ucapnya.

Ketua Kelompok Kerja Unit (KKU) Trayek 14, Yana Mulyana, mengungkapkan, total ada empat unit angkot yang dirusak. Sebanyak tiga unit angkot trayek 14 dan 1 unit dari trayek 15. “Ada 4 angkot yang dirusak rombongan pelajar tersebut. Kejadian pertama pagi tadi (kemarin) sekitar pukul 08.00 WIB kalau itu antara dua SMK kejadiannya di depan Taman Siswa. Lalu siang tadi (kemarin) di Jalan Karamat,” tutur Yana.

Rencananya Yana akan meminta ganti rugi kepada pihak sekolah dan orangtua siswa atas kerusakan kendaraan yang diderita anggota KKU. “Saya mau minta ganti rugi, makanya nunggu di Polsek,” imbuhnya.

Yana memastikan aksi para pelajar tersebut dipicu penyerangan pelajar SMA ke pelajar SMA lainya. “Mereka memang niatnya mau nyerang. Tapi karena tidak menemukan anak-anak SMAN yang jadi sasarannya, akhirnya angkot jadi bahan pelampiasan. Tadi saya sempat nanya ke pelajar yang ditangkap di Polsek Gunungpuyuh. Dia mengaku berniat menyerang anak SMA lain stelah selesai UAS,” tandasnya.

Kapolsek Gunungpuyuh, AKP Kosasih, masih melakukan penyelidikan di lapangan.(drw)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up