Metropolitan

Nyomplong Jadi Lapas Industri

FOTO2

SUKABUMI – Lapas Kelas II B Kota Sukabumi dipercaya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM menjadi lapas industri. Satu di antaranya karena di lapas itu bisa memproduksi bakso tusuk yang dikelola para warga binaan.

Kepala Keamanan Lapas II B Kota Sukabumi, Alviantino, mengatakan tahun ini ditargetkan produksi bakso menjadi langkah preventif untuk membuka pekerjaan bagi warga binaan. Sehingga mereka nantinya memiliki kegiatan yang dapat menghasilkan uang. “Mereka bisa berkreasi hingga menghasilkan uang sendiri,” ujar Alviantino kepada Sukabumi Ekspres, kemarin (8/1).

Sedikitnya terdapat 30 WBP yang sudah dapat diberdayakan untuk memproduksi bakso. Sebelumnya mereka mendapatkan pelatihan cara membuat bakso. “Cara pembuatannya tidak mudah. Perlu latihan secara intensif untuk menghasilkan bakso yang bagus hingga menciptakan rasa khas,” jelasnya.

Dengan adanya produksi bakso di lapas tersebut tentunya banyak manfaat dan membuka peluang usaha bagi warga binaan pemasyarakatan. Sehingga selama berada di lapas mereka mampu menghasilkan rupiah tidak ketergantungan kepada keluarga saja. “Kami terus melatih warga binaan yang berminat mengikuti usaha tersebut,” kata dia.

Selain itu, produksi bakso ini tengah diuji coba di Pas Mart yang berada di samping lapas. Dia berharap produksi bakso bisa dimanfaatkan semua elemen sehingga bisa terus berkembang. “Kami harap masyarakat yang ada di luar sana juga mendukung dengan kehadiran industri bagi warga binaan ini. Ini bisa menjadi motivasi,” tandasnya.(ovi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up