Nusantara

Mantap! Reni Marlinawati Terus Sosialisasikan Empat Pilar

Ketua Fraksi PPP Hj Reni Marlinawati menyosialisasikan Empat Pilar di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, belum lama ini. (IST)

SUKABUMIEKSPRES.COM – Anggota MPR RI Hj Reni Marlinawati terus berupaya menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan. Teranyar, Politikus PPP itu menyambangi Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi,  belum lama ini.

Berpusat di Gedung Museum Bojongkokosan, Reni mengusung konsep tanya jawab tentang wawasan kebangsaan agar  lebih memiliki rasa cinta akan sejarah kemerdekaan.

“Konsep ini memang sengaja kami lakukan, karena kalau hanya dengan cara penyampaian materi atau digelar di ruangan tertutup saja kurang begitu responsif,” ungkap Hj Reni Marlinawati yang juga menjadi perwakilan dari daerah pemilihan Jabar IV (Kota dan Kabupaten Sukabumi), Sabtu (29/7).

Adapun inti dari tujuan pelaksanaan sosialisasi ini adalah menggali kembali nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan. Kegiatan ini nantinya diharapkan bisa menjadi dasar dalam mewujudkan visi dan misi Indonesia ke depan lebih maju dan bermartabat.

“MPR RI sebagai salah satu lembaga tinggi negara memiliki tugas penting selain tugas pokok sebagai legislatif, yakni mengawal empat pilar kebangsaan agar menjadi pemahaman utuh bagi semua elemen masyarakat,” terang Ketua Fraksi PPP  itu.

Adapun keempat pilar itu adalah Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika. Menurut dia, pentingnya akan pemahaman empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila sebagai ideologi kenegaraan, undang-undang sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai motto kehidupan berbangsa.

“Salah satu pengamalannya adalah bahwa masyarakat Indonesia harus berketuhanan dan beragama, dan mengamalkannya sesuai dengan tuntutan agama yang dianutnya. Tidak termasuk berpancasila kalau ada warga masyarakat yang tidak beragama,” tegasnya.

Masih kata dia, toleransi terhadap sesama warga negara Indonesia baik menyangkut perbedaan agama, suku dan golongan merupakan bagian penting dari pilar kebangsaan. Dengan motto Bhineka Tunggal Ika. “Kita sudah bersepakat membangun Indonesia tanpa mempermasalahkan perbedaan yang ada. Kesampingkan perbedaan agama, ras, suku bangsa, kedepankan persamaan untuk tujuan membangun Indonesia,” paparnya.

Wanita kelahiran Sukabumi 1971 ini mengharapkan agar empat pilar kebangsaan bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Sosialisasi empat pilar harus lebih digencarkan lagi di tengah munculnya isu-isu intoleransi dan kekhawatiran lahirnya komunis. “Dengan sosialisasi yang masif, Insya Allah secara bertahap masyarakat akan semakin dewasa dan waspada,” tutupnya. (job5).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up