Metropolitan

Kuota Si Melon Dibatasi

FOTO2

SUKABUMI – Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi berencana membatasi kuota penggunaan gas LPG 3 kilogram (kg). Nantinya, si Melon ini hanya berhak digunakan oleh masyarakat ekonomi rendah atau kurang mampu.

“Nantinya, kalau mau beli gas LPG ukuran 3 kg harus menggunakan surat dari kelurahan atau desa yang menyatakan masyarakat kurang mampu,” ujar Kepala Diskopdagrin Kota Sukabumi Ayep Supriatna disela-sela¬† launching operasi pasar (OP) cadangan beras pemerintah (CBP) di Gudang Bulog Pasir Halang, Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, kemarin (9/1).

Namun begitu, Ayep mengatakan belum tahu kapan surat pembatasan kuota si Melon akan mulai digunakan. Pasalnya sampai saat ini surat pembatasan kuota dari pihak kelurahan belum ada, karena kelurahan lebih tahu mana warga yang berhak dan bukan.

“Jika surat nanti diberlakukan, tentu tidak sembarang orang bisa beli. Sebab sudah jelas peruntukannya bagi warga berpenghasilan rendah,” kata dia.

Lanjut Ayep, sekarang ini masih banyak ditemukan perusahaan, hotel dan masyarakat mampu yang menggunakan si Melon. Padahal sudah jelas di tabung bertuliskan gas subsidi hanya untuk masyarakat kurang mampu.

“Si Melon masih banyak digunakan oleh orang yang mampu. Bahkan perusahaan dan hotel, walaupun tidak semua,” ucapnya.

Dia mengimbau pada masyarakat mampu agar tidak membeli gas LPG 3 kg, melainkan mengganti ke ukuran 5,5 kg. Sehingga gas bersubsidi ini bisa tepat sasaran dan betul-betul dipakai oleh orang-orang yang berhak.

“Masyarakat berekonomi tinggi hingga PNS seharusnya tidak memakai si Melon,” tandasnya.(Ovi/aln)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up