Metropolitan

Kotaku Garap 35 Hektar Kawasan Kumuh

FOTO2

SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi mengklaim sudah menyelesaikan 35 hektar kawasan kumuh hingga akhir 2017 lalu. Dari total kawasan kumuh kurang lebih 139,02 hektar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPU-PRP-KPP) Kota Sukabumi, Asep Irawan menjelaskan, penuntasan kawasan kumuh tersebut ditangani melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Sebagai salah satu upaya strategis Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen (Direktorat Jenderal) Cipta Karya Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) RI.

“Program tersebut terdiri dari National Slum Upgrading Program (NSUP) dan Neighborhood Upgrading and Shelter Project Phase 2 (NUSP-2),” terangnya, kemarin (4/1).

Lanjut dia, program NSUP tahun 2017 di Kota Sukabumi menjangkau 15 kelurahan, yakni Kelurahan Karangtengah, Gunungpuyuh, Karamat, Cikole, Kebonjati dan Kelurahan Selabatu, serta Kelurahan Citamiang, Nanggeleng, Sudajayahilir, Cibeureumhilir, Jayaraksa, Jayamekar, Baros, Nyomplong dan Kelurahan Benteng. “Di tahun 2017 program NUSP menjangkau 15 kelurahan,” urainya.

Sedangkan program NUSP-2, sambung dia, menjangkau 12 kelurahan. Di antaranya Kelurahan Sukakarya, Gedongpanjang, Cipanengah, Tipar dan Kelurahan Cikondang, serta Kelurahan Situmekar, Warudoyong, Sriwidari, Cisarua, Sindangpalay, Limusnunggal dan Kelurahan Subangjaya. “Jumlah kelurahan yang dibangun pada tahun 2017 di Kota Sukabumi melalui program Kotaku ini mencapai 27 kelurahan. Dengan sasaran pembangunan jalan lingkungan, septic tank komunal, drainase dan sarana air bersih,” jelasnya.

Satu contohnya di RT 2 RW 5 Kelurahan Warudoyong yang masuk dalam program NUSP-2 tahun 2017, urai dia, dibangun jalan lingkungan, dinding sungai dan septic tank komunal. Adapun proses pengerjaan pembangunannya diawali pada pertengahan bulan September 2017 dan selesai pada akhir bulan November 2017.

“Pengerjaan pembangunannya, dilaksanakan oleh seluruh unsur masyarakat, dari mulai sbdan keswadayaan masyarakat, jukung sawala, hingga para santri dan pemuda,” kata dia.

Sementara pada tahun sebelumnya, kata dia, di Kelurahan Warudoyong sudah dibangun jalan lingkungan sepanjang kurang lebih 2.000 meter, yang terdiri dari Gang Warudoyong 1, Gang Masjid, Gang Murni, Gang Cipoho dan Gang Dwikora. Selain itu juga sudah dibangunĀ  3 septic tank komunal, serta 2 sarana air bersih dan 1 MCK.

“Tujuan program Kotaku di Kota Sukabumi ini, di antaranya untuk meningkatkan akses infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan. Juga untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan,” pungkasnya.(aln)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up