Metropolitan

Kasus HIV/AIDS Meningkat

FOTO1

Tahun Ini Bertambah 133

SUKABUMI – Jumlah temuan kasus HIV/AIDS di Kota Sukabumi selama periode Januari hingga awal Desember tahun ini mencapai 133 kasus. Temuan itu menambah daftar panjang jumlah kasus HIV/AIDS sejak 2000 hingga saat ini yang sudah mencapai 1.229 kasus.

“Trennya cenderung meningkat,” kata Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sukabumi Achmad Fahmi, kemarin (4/12).

Fahmi yang juga wakil wali kota Sukabumi itu menyebutkan penyebab cenderung meningkatnya kasus HIV/AIDS mayoritas disebabkan hubungan seksual dan penggunaan jarum suntik. Pengidap HIV/AIDS baru di Kota Sukabumi kebanyakan dialami kalangan usia produktif antara 15-35 tahun termasuk di dalamnya remaja atau pelajar. Bahkan, ada beberapa kasus di antaranya adalah ibu hamil. Dari ribuan kasus tersebut, sekitar 60 persen di antaranya merupakan warga dari luar Sukabumi. “Hasil survey di lapangan, penderita yang asli warga Kota Sukabumi hanya sekitar 40 persen,” kata dia.

Saat ini KPA bersama instansi terkait lainnya akan terus menggiatkan upaya pencegahan penyebaran bahaya HIV/AIDS ke semua elemen masyarakat. Targetnya kasus baru HIV bisa ditekan atau tidak ada sama sekali. “Seluruh elemen masyarakat harus ikut mencegah,” tandasnya.

Sementara itu pada pelaksanaan apel pagi di kantor Dinas Lingkungan Hidup, kemarin (4/12), Fahmi yang menjadi pembina apel mengingatkan seluruh PNS agar ikut juga terlibat dalam penanggulangan HIV/AIDS. “Apel pagi berisi materi HIV/AIDS ini mulai 4 Desember hingga 11 Desember mendatang,” ujar Fahmi.

Pada kesempaatn itu disampaikan materi mengenai pencegahan penyebaran HIV/AIDS. Fahmi menerangkan kegiatan tersebut sebagai bentuk memperingati Hari AIDS Sedunia. Sebelumnya, untuk memperingati Hari AIDS, Jumat (1/12), KPA dan Dinkes Kota Sukabumi menggelar aksi simpatik pemasangan pita merah pada warga yang melintas di jalanan raya. Aksi yang dilakukan dalam kondisi hujan deras tersebut berupaya mengingatkan warga agar menghindari perilaku yang beresiko menyebarkan HIV.

“Penyebaran pita merah sebagai simbol kepedulian dan solidaritas kepada masalah HIV/AIDS, Peserta aksi juga menyebarkan pamplet berisi informasi mengenai pencegahan penyebaran HIV-AIDS,” terang Fahmi.

Aksi simpatik dilakukan sebagai bagian memutus mata rantai penyebaran HIV/AIDS di semua kalangan. “Kami tak bosan-bosan¬† mengingatkan kembali secara terus-menerus di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi menyangkut bahaya HIV/AIDS dan upaya penangggulangannya,” tandasnya.(ovi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

Scroll Up