Metropolitan

KA Siliwangi Serempet Mahasiswi

FOTO1

Korban Terpental 10 Meter dan Meninggal Di Rumah Sakit

SUKABUMI – Nasib nahas dialami Putri Ayu Lestari Dewi, 18 warga Kampung Babakan Bandung RT 02/03 Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Dia terpaksa harus dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin Kota Sukabumi dengan kondisi kritis akibat terserempet kereta api (KA) Siliwangi Cianjur-Sukabumi. Sempat mendapatkan penanganan medis sekitar 2,5 jam, Putri akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RS tersebut.

Ketua Tim Penanganan Informasi dan Keluhan RSUD Syamsudin Wahyu Handriana mengatakan, Putri meninggal dunia saat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat rumah sakit. Korban masuk rumah sakit sudah dalam kondisi kritis, tidak sadarkan diri dan menderita luka-luka dibagian kepala hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 13.30 WIB.

“Korban dibawa ke rumah sakit pada pukul 11.00, kondisinya sangat memprihatikan. Luka berat di bagian kepala sehingga kami perlu melakukan pemulihan dibagian kepala terlebih dahulu, tidak bisa dilakulan scan saat itu karena nafas korban dan detak jantuk tidak stabil,” terang Wahyu.

Insiden maut bermula saat korban hendak menyeberang rel KA menuju warung yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Saat itu korban tengah asik menggunakan ponsel, sehingga tidak mendengar suara klakson kereta api yang melintas menuju Stasiun Sukabumi. Akibatnya, korban terserempet dan terpental sekitar 10 meter.

Salah seorang saksi mata Iis Aisyah, 40 mengatakan, kejadian yang membuat panik sejumlah warga tersebut diperkirakan sekitar pukul 09.30 WIB, kemarin (2/1). Iis mengaku sempat berteriak memberi tahu datangnya kereta, namun korban tidak mendengar sehingga terserempet dan terpental.

“Korban baru melangkah, saya juga sempat berteriak awas kereta, awas kereta, tapi dia tak dengar. Korban mengalami luka di bagian kepala dan tangan akibat terpental. Lalu saya berteriak meminta bantuan warga,” paparnya.

Warga setempat Odoy, 39 mengatakan, bersama warga lainnya mengaku langsung bergegas membawa Korban ke RSUD Syamsudin untuk mendapatkan pertolongan. Saat itu, kata dia, korban dalam keadaan tidak sadarkan diri dan terdapat luka dibagian kepala dan tangan.

“Kebetulan saat itu saya sedang nongkrong dipangkalan ojek. Saya antar ke rumah sakit pakai motor dan langsung ditangani pihak rumah sakit. Sampai pukul 11.00 juga masih tak sadarkan diri,” terangnya.

Sementara Ketua RT03 Iri Sukardi mengatakan, dari informasi warga korban saat itu menuju warung untuk membeli bahan kue. Namun karena tengah asik memainkan telepon genggam sehingga tak sadar kalau ada kereta yang lewat.

“Korban asli warga sini. Kedua orangtuanya sedang mudik ke Jawa. Makanya dibawa ke RS langsung oleh warga,” pungkasnya.(ovi/aln)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up