Kesehatan

Jangan Sepelekan Cacingan

FOTO2

Biasakan Hidup Sehat, Dewasa Juga Kena

JL R SYAMSUDIN SH – Pemkot Sukabumi menargetkan daerahnya bisa bebas cacingan tahun 2018 mendatang. Hal itu merujuk pravelensi kota berjuluk Mochi yang masih tergolong tinggi seperti nasional.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Ritanenny menuturkan, pemberian obat cacing kunyah kepada anak-anak, yakni pelajar SD dan TK pada pencanangan Pembagian Obat Pencegahan Massal cacingan.

“Obat cacing ini kami berikan secara gratis kepada anak. Sasaran kita juga orang dewasa yang terkena cacingan,” kata di di sela cara pembagian obat cacing di salah satu pasar moderen, kemarin (9/10).

Artinya, sambung dia, walaupun orang dewasa juga memang ada beberapa yang menderita cacingan, namun program ini difokuskan kepada anak di usia dini untuk pencegahan lebih awal. Apalagi mengingat dampak yang terjadi pada anak dapat berpengaruh pada status kesehatan, produktivitas dan dapat mengganggu kemampuan belajar.

Para klinisi, konsumsi obat cacing untuk dewasa disarankan enam bulan sekali, tapi melalui program ini anak-anak cukup dengan sekali dalam setahun.

“Hingga kini belum ada data rinci jumlah warga yang cacingan. Tetapi, menurut data nasional memang menunjukkan jumlah prevalensi yang cukup tinggi,” katanya.

Menurut dia, pemerintah berupaya agar anak-anak merasa nyaman dan enak mengkonsumsi obat cacing. Untuk itu secara keprograman diatur supaya obatnya terkonsumsi oleh anak seperti dengan rasa jeruk. Program ini dibatasi untuk anak-anak mulai usia 1 hingga 12 tahun.

“Kasus warga yang terjangkit cacingan ini dijadikan dasar untuk program nasional. Hal ini tentu saja ada kaitannya dengan Program Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dipadukan dengan program POPM,” ungkap dia.

Sementara, Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi berharap dengan adanya program ini seluruh anak-anak di Kota Sukabumi mendapatkan obat cacing. Terlebih, tahun depan Kota Sukabumi harus bebas cacingan.

“Cacingan pad anak itu tidak semata anaknya yang suka bermain di tanah.Tapi, bisa juga orangtuannya yang tidak berperilaku hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.

Apalagi kata Fahmi, semua daerah di Kota Sukabumi bisa rawan cacingan. Sebab, tidak ada zonasi khusus terkait kecacingan. “Makanya langkah yang kongkrit untuk menghilangkan cacingan ialah dengwn PHBS dan meminum obat cacing minimal setahun sekali. Sehingga anak anak di Kota Sukabumi bisa sehat dan cerdas,” pungkasnya.(ovi/hyt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up