Kesehatan

Inget Ya, Pria Juga Rentan Kanker Payudara

kanker payudara

SUKABUMIEKSPRES.COM – Jangan kira kanker payudara hanya menyerang perempuan. Laki-laki juga bisa terserang penyakit tersebut. Dari 100 kanker payudara, satu kasus terjadi pada laki-laki. Yang perlu diingat, tak semua kaum adam bisa tiba-tiba menderita kanker payudara. Mereka yang merasakan, biasanya sudah memiliki faktor risiko.

Diungkapkan spesialis bedah tumor dokter Rudy Thabry, ada beberapa faktor risiko laki-laki hingga terkena kanker payudara. Ciri khasnya adalah laki-laki tersebut memiliki benjolan gynecomastia. “Jadi, benjolan ini semacam pertumbuhan payudara yang abnormal,” terang dokter Rudy Thabry beberapa waktu lalu.

Sosok pria yang berpotensi memiliki gynecomastia juga tak sembarangan. Umumnya, mereka adalah laki-laki yang hanya memiliki satu buah testis alias tidak sempurna.

Selain itu, ada kemunculan benjolan itu karena gaya hidup. Seperti para peminum alkohol berat. Mereka yang pernah menderita hepatitis juga berisiko. Tak terkecuali mereka yang ingin membentuk badan berotot kemudian mengonsumsi steroid. “Jadi laki-laki tetap berisiko,” imbuhnya.

Menerapkan gaya hidup sehat adalah cara menjaga diri terhindar dari penyakit ini. Selain itu, memeriksakan diri saat tubuh memiliki faktor risiko adalah cara terbaik. Sebab, pengobatan sejak dini lebih mudah dibandingkan pengobatan kala parah. Jangan lupa menghindari alkohol dan steroid demi menekan kemungkinan risiko penyakit. (*/nyc/ndy/k8) – Jangan kira kanker payudara hanya menyerang perempuan. Laki-laki juga bisa terserang penyakit tersebut. Dari 100 kanker payudara, satu kasus terjadi pada laki-laki. Yang perlu diingat, tak semua kaum adam bisa tiba-tiba menderita kanker payudara. Mereka yang merasakan, biasanya sudah memiliki faktor risiko.

Diungkapkan spesialis bedah tumor dokter Rudy Thabry, ada beberapa faktor risiko laki-laki hingga terkena kanker payudara. Ciri khasnya adalah laki-laki tersebut memiliki benjolan gynecomastia. “Jadi, benjolan ini semacam pertumbuhan payudara yang abnormal,” terang dokter Rudy Thabry beberapa waktu lalu.

Sosok pria yang berpotensi memiliki gynecomastia juga tak sembarangan. Umumnya, mereka adalah laki-laki yang hanya memiliki satu buah testis alias tidak sempurna.

Selain itu, ada kemunculan benjolan itu karena gaya hidup. Seperti para peminum alkohol berat. Mereka yang pernah menderita hepatitis juga berisiko. Tak terkecuali mereka yang ingin membentuk badan berotot kemudian mengonsumsi steroid. “Jadi laki-laki tetap berisiko,” imbuhnya.

Menerapkan gaya hidup sehat adalah cara menjaga diri terhindar dari penyakit ini. Selain itu, memeriksakan diri saat tubuh memiliki faktor risiko adalah cara terbaik. Sebab, pengobatan sejak dini lebih mudah dibandingkan pengobatan kala parah. Jangan lupa menghindari alkohol dan steroid demi menekan kemungkinan risiko penyakit. (*/nyc/ndy/k8)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up