Sukabumi Raya

GOIB Tantang Bupati

open
BERBUNTUT: Ungkapan Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat penganugerahan CSR Award 2016 berbuntut panjang di mana ormas Islam GOIB merasa jadi tertuding dengan pernyataan bupati.

Buktikan Ucapan jika Ormas Islam Recoki Program CSR Perusahaan

SUKABUMI – DPP Gabungan Ormas Islam Bersatu (GOIB) Sukabumi menantang Bupati Sukabumi Marwan Hamami yang melontarkan adanya dugaan ormas merecoki program corporate social responsibility (CSR) perusahaan di Kabupaten Sukabumi. GOIB meminta orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi itu membuktikan tudingannya. Ungkapan bupati itu dilontarkan di hadapan puluhan perwakilan perusahaan saat digelar acara Penganugerahan CSR Award 2016 di Aula Pendopo Bupati.

“Saya selaku Ketua DPP GOIB menyayangkan ungkapan bupati yang sangat jelas memfitnah ormas Islam dengan tudingan merecoki program CSR perusahaan yang ada Sukabumi. Kalau dia ngomong seperti itu, itu sama saja membunuh karakter ormas Islam di Sukabumi,” tegas Ketua DPP GOIB KH Asep Sirojudin kepada wartawan, kemarin (26/12).

Seharusnya, lanjut Asep, bupati sebagai pimpinan daerah jangan menerima berita sepihak dan langsung memvonis ormas Islam sebagai biang kerok dalam program CSR atau program proyek di semua perusahaan. Apalagi tudingan itu dilontarkan di hadapan khalayak umum. “Sebagai bapaknya masyarakat, seharusnya bupati bisa membuktikan terlebih dahulu, jangan asal bicara. Apalagi ormas kami (GOIB. red) yang selalu disinggung-singgung oleh bupati. Jangan seperti itu dong. Apa susahnya memanggil kami untuk mengklarifikasi kebenarannya,” jelasnya.

Ia menghargai bupati sebagai pemimpin masyarakat. Asep juga sekaligus mengklarifikasi tuduhan bupati tersebut. Asep mengaku GOIB siap dikonfrontrasi dengan perusahaan yang mengaku direcoki ormas Islam. “PT SCG (Semen Jawa) yang digembor-gemborkan bupati sering direcoki ormas kami, harus bisa mengklarifikasi,” tegasnya.

Asep siap bertemu dengan bupati untuk mengklarikasi isu tersebut. Pernyataan bupati telah menyinggung tokoh ulama dan tokoh pesantren, yang menjadi bagian dari GOIB. “Kasihan di organisasi banyak tokoh ulama yang tersinggung dengan ungkapan bupati. Malahan kami sebut menjurus kepada fitnah,” jelasnya.

Sementara itu manajemen PT SCG mengaku tak pernah merasa direcoki ormas Islam. Pernyataan itu sekaligus menepis tudingan bupati yang menyebutkan ormas Islam kerap merecoki perusahaan di Sukabumi.

Manager CSR PT SCG Bambang Wiyono mengaku, pernyataan bupati itu tidak benar. Sebab, dana tersebut dikeluarkan sesuai dengan peruntukannya. “GOIB tidak pernah turut campur dalam masalah CSR SCG kang dan tidak pernah mengganggu program tersebut,” tegasnya saat dihubungi Sukabumi Ekspres, kemarin (26/12).

Adapun CSR yang dikeluarkan perusahaan lebih memprioritaskan masyarakat di sekitar perusahaan. Tudingan bahwa dana diberikan ke GOIB, kata Bambang, tidak benar. “Kami salurkan program CSR dengan mengutamakan masyarakat yang tinggal dekat perusahaan kang,” tegas Bambang.
Sejak 2013, kata Bambang, program CSR perusahaan disalurkan untuk infrastruktur, pendidikan, keagamaan dan budaya, termasuk bidang ekonomi. “Semuanya kita lakukan sendiri tanpa melibatkan pihak ketiga manapun,” timpalnya.

Sementara itu Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, saat dikonfirmasi terkait pernyataan tersebut, ia menjawab dengan tegas. “Dari mana sumber beritanya. Yang ada jangan CSR SCG diberikan ramai di masyarakat hanya ke GOIB, masih banyak LSM atau ormas yang lain. Mestinya dengar di forum bukan kata provokator beritanya,” singkatnya.(udi/job5)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

Scroll Up