Menuju Balai Kota

Genderang Perang Mulai Ditabuh

FOTO1

Empat Paslon Resmi Daftar ke KPU

JL OTISTA – Genderang ‘perang’ perhelatan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Sukabumi mulai ditabuh. Bakal pasangan calon yang diusung mitra koalisi partai mulai mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat di akhir masa penutupan pendaftaran, kemarin (10/1).

Berdasarkan pantauan, pasangan calon yang kali pertama mendaftar yakni Mulyono dan Ima Slamet (Mulia). Diantar ratusan pendukungnya, pasangan calon yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai NasDem, itu, tiba di KPU sekitar pukul 09.30 WIB. Pendaftaran pasangan Mulia itu didampingi langsung Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa.

Setelah diterima jajaran komisoner KPU, pasangan itu menyerahkan berkas pendaftaran pencalonan. Hampir satu jam berada di dalam ruangan, pasangan Mulia pun kelar mendaftarkan diri. Secara umum berkas pencalonan dinilai sudah lengkap. Hanya saja ada beberapa berkas calon yang mesti dilengkapi untuk menyempurnakan persyaratan.

“Hari ini kami pasangan Mulia (Mulyono-Ima) mendaftarkan diri ke KPU sebagai pasangan calon. Insya Allah mulai saat ini kami bersama-sama berjuang memenangkan Pilwalkot Sukabumi dan mengabdi dengan hati. Kami mohon doa restunya dari masyarakat Kota Sukabumi,” kata Mulyono kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di KPU Kota Sukabumi, kemarin (10/1).

Ketua DPW NasDem Provinsi Jawa Barat, Saan Mustopa, mengaku sengaja mengawal pendaftaran pasangan Mulia ke KPU Kota Sukabumi. Sebelumnya, Saan juga ikut mengawal pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Garut dan pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat.

“Saya anggap Kota Sukabumi spesial karena merupakan daerah yang akan maju dan berkembang pesat ketika jalan tol beroperasi. Untuk mengawal kemajuan Kota Sukabumi, maka butuh calon kepala daerah yang punya kemampuan memadai mengantisipasi perubahan cepat,” tegas Saan.

Saan menyebutkan Partai NasDem, PAN, dan PPP menemukan paslon pasangan calon yang diyakini secara komparasi lebih unggul dibandingkan pasangan calon lainnya. Saan mengaku DPW Partai NasDem Jawa Barat punya tanggung jawab moral untuk memenangkan pasangan Mulia pada Pilwalkot Sukabumi 2018. “Ini sangat spesial. Pak Mulyono juga sebagai Ketua Partai NasDem Kota Sukabumi. Untuk strategi pemenangan, tentunya mitra koalisi akan merumuskannya,” terangnya.

Saan optimistis pasangan Mulia bisa mendapatkan simpatik dan merebut hati masyarakat Kota Sukabumi. Pengalaman Mulyono sebagai mantan birokrat dan politikus andal yang disandingkan dengan satu-satunya calon perempuan, tentunya menjadi representasi masyarakat Kota Sukabumi.

Selang sekitar empat jam kemudian, pasangan Dedi R Wijaya dan Hikmat Nusristawan (Dermawan) yang mendaftarkan diri ke KPU. Diantar ribuan pendukungnya, pasangan yang diusung Partai Gerindra dan Partai Hanura itu tiba di KPU sekitar pukul 13.30 WIB.

“Alhamdulillah syarat pencalonan telah diterima, hanya tinggal syarat calon yang harus dilengkapi. Kami mengusung jargon Dermawan yakni Dedi R Wijaya dan Hikmat Nuristawan. Insya Allah pasangan ini akan berjuang sekuat tenaga memenangkan pilkada pada 27 Juni 2018 nanti. Mohon doa dari semuanya supaya kami bisa menang dan bisa bekerja dengan sukses membawa Kota Sukabumi ke depan lebih baik lagi,” kata Dedi R Wijaya yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi.

Sementara itu Hikmat Nuristawan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung pencalonannya bersama Dedi R Wijaya pada Pilwalkot Sukabumi. Hikmat mengatakan Partai Gerindra dan Partai Hanura akan menjaga kesantunan dalam berpolitik sehingga bisa menjaga Kota Sukabumi selalu kondusif. “Kami akan menjaga kondusivitas Kota Sukabumi tercinta ini,” tambah Sogong, sapaan akrab Hikmat Nuristawan.

Sementara itu sekitar pukul 16.40 WIB, pasangan Achmad Fahmi dan Andri Setiawan Hamami (Faham) mendaftarkan diri ke KPU. Faham yang diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat datang bersama ratusan pendukungnya dengan mengendarai mobil dan sepeda motor di bawah guyuran hujan deras.

Mereka juga didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi Mohamad Muraz, Ketua DPD PKS Kota Sukabumi Asep Tajul Muttaqien, El President Brother Sukabumi Bro Eddy, Ujang Dani Ramdani (Mang Olan), dan Ketua Tim Sukses Syihabudin.

Fahmi mengaku akan meneruskan suksesi kepemimpinan Mohamad Muraz yang telah memimpin Kota Sukabumi selama lima tahun ke belakang. Fahmi juga ingin membuat Kota Sukabumi yang religius dan nyaman, Kota Sukabumi yang lovable dan livable. “Dalam menjaga kelestarian kota yang kita cintai ini, yang ingin kita lestarikan, perlu melalui proses demokrasi, proses Pilkada. Tidak ada kemenangan yang datang sendiri, tapi harus direbut bersama-sama,” pungkas Fahmi.

Pasangan terakhir yang mendaftarkan diri ke KPU yakni Jona Arizona dan Hanafie Zain. Pasangan yang diusung koalisi Partai Golkar, PDI Perjuangan, dan Partai Kebangkitan Bangsa itu tiba di KPU sekitar pukul 21.20 WIB diantar ratusan pendukungnya.

Divisi Teknis KPU Kota Sukabumi, Agung Dugaswara, menyebutkan berdasarkan surat pemberitahuan yang dilayangkan tim sukses maupun parpol pengusung, hingga kemarin baru tiga paslon yang akan mendaftar ke KPU. Kalau pun hingga pukul 24.00 WIB hari ini (kemarin) ada pasangan calon yang mendaftar tanpa pemberitahuan lebih dulu, KPU akan menerimanya. “Surat pemberitahuan ini tidak wajib. Itu hanya berdasarkan kesepakatan kami dengan parpol untuk konsolidasi pengamanan dan memudahkan saat proses pendaftaran agar tidak bentrok waktunya,” tandasnya.(ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up