Society

Gaungkan Empat Pilar Kebangsaan

Pemberian piagam penghargaan kepada masyarakat yang mengikuti sosialisasi empat pilar yang disampaikan Anggota MPR RI Hj Reni Marlinawati. (UJANG HERLAN/SUKABUMI EKSPRES)

PARUNGKUDA – Anggota MPR RI Fraksi PPP Hj Reni Marlinawati, gencar menyosialisasi empat pilar kebangsaan. Satu di antaranya, Sosialisasi yang digelar di Gedung Museum Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, belum lama ini (26/7).

Tujuan sosialisasi ini adalah menggali kembali nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan. Kegiatan ini nantinya diharapkan bisa menjadi dasar dalam mewujudkan visi dan misi Indonesia ke depan lebih maju dan bermartabat.

“MPR RI sebagai salah satu lembaga tinggi negara memiliki tugas penting selain tugas pokok sebagai legislatif, yakni mengawal empat pilar kebangsaan agar menjadi pemahaman utuh bagi semua elemen masyarakat,” ungkap Hj Reni Marlinawati, kemarin (29/7).

Menurut dia, keempat pilar itu adalah Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika. Lebih jelasnya, pentingnya akan pemahaman empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila sebagai ideologi kenegaraan, undang-undang sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai motto kehidupan berbangsa.

“Salah satu pengamalannya adalah bahwa masyarakat Indonesia harus berketuhanan dan beragama, dan mengamalkannya sesuai dengan tuntutan agama yang dianutnya. Tidak termasuk berpancasila kalau ada warga masyarakat yang tidak beragama,” tegasnya.

Ketua Fraksi PPP itu menilai, toleransi antarwarga negara Indonesia baik menyangkut perbedaan agama, suku dan golongan merupakan bagian penting dari pilar kebangsaan. Dengan motto Bhineka Tunggal Ika. “Kita sudah bersepakat membangun Indonesia tanpa mempermasalahkan perbedaan yang ada. Kesampingkan perbedaan agama, ras, suku bangsa. Lalu kedepankan persamaan untuk tujuan membangun Indonesia,” paparnya.

Wanita kelahiran Sukabumi 1971 ini mengharapkan agar empat pilar kebangsaan bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Artinya, sosialisasi empat pilar harus lebih digaungkan kembali ditengah munculnya isu-isu intoleransi dan kekhawatiran lahirnya komunis. “Dengan sosialisasi yang masif, Insya Allah secara bertahap masyarakat akan semakin dewasa dan waspada,” tutupnya.(job5/hyt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up