Metropolitan

Dinsos: Gepeng Bukan Warga Sukabumi

SUKABUMI – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi mengakui pada 2017 di wilayah Kabupaten Sukabumi, kususnya di Komplek Gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi terlihat ada beberapa, gelandangan dan pengemis (gepeng) atau tunawisma yang berkeliaran dan tidur menetap di lokasi jalan/taman gelanggang cisaat.

Kepala Dinsos Kabupaten Sukabumi, Iwan Kurniawan mengaku, sejauh ini para gepeng terdata sudah dikirim ke balai pelatihan sejak 2017. Ia tidak bisa berbuat apa-apa terhadap para gepeng dengan alasan bukan warga Kabupaten Sukabumi.

“Berdasarkan pendataan kami, mereka sudah tidak ada. Kalaupun ada, itu tunawisma yang membandel. 2017 lalu mereka sudah kami data. Yang kami binggung mereka itu bukan asli masyarakat Kabupaten Sukabumi, tapi dari luar daerah seperti Bogor dan Banten,” jelas Iwan ketika di hubungi Sukabumi Ekspres, kemarin (11/2).

Iwan menambahkan, sejauh ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinsos di daerah asal para gepeng tersebut. Ia tak bisa memasukan para gepeng ke panti lantaran berbeda kewenangan.

“Kalau warga Kabupaten Sukabumi, bisa kami masukan ke balai pelatihan untuk dilatih dan diberikan modal usaha. Tapi kan mereka bukan warga Kabupaten Sukabumi. Sudah kami upayakan dengan Dinsos daerah masing-masing saat itu, dan saat ini sudah terselesaikan dengan memberikan bimbingan pelatihan dan lainya,” pungkas Iwan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri mengatakan, dirinya akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Kabupaten Sukabumi maupun instansi lainnya untuk dapat memberikan pelayanan dalam memberikan kesejahteraan dalam perekonomian para tunawisma (gepeng) maupun masyarakat miskin di Kabupaten Sukabumi.

“Tunawisma disini harus kita data dan diberikan semacam pembelajaran pelatihan, melalui balai pelatihan, dan itu semua anggaran pembiayaannya sudah di tanggung oleh Pemerintah. Baik dari sisi permodalan, ilmu keterampilan dan pelayanan kesehatan kepada mereka. Di data dan di bina dari sisi keterampilan, agar bisa mandiri dan berusaha,” tandasnya.(udi/hrl)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up