Metropolitan

Dinkes Jabar Pilih SMAN 3 Kampanyekan Germas

FOTO3

JL RA KOSASIH – sebanyak 15 sekolah tingkat SMA di Jawa Barat terpilih menjadi sasaran kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Kampanye itu dilakukan untuk menekan kasus penyakit tidak menular yang trennya cenderung meningkat.

“Sosialisasi ini untuk mengajak pelajar agar menerapkan germas,” ujar Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Edi Sutardi, di sela-sela kampanye Germas di SMA Negeri 3 Sukabumi, kemarin (6/12).

Germas merupakan amanat dari Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2017. Kampanye germas dilaksanakan di 15 sekolah di 15 kabupaten dan kota di Jabar antara lain Kota Bandung, Bogor, Sukabumi, Cirebon, Sumedang, dan Kuningan. Fokus kampanye Germas yakni peningkatan kegiatan fisik secara rutin, konsumsi sayuran dan buah-buahan, serta mengecek kesehatan secara rutin. Ketiga hal tersebut akan terus disuarakan kepada masyarakat. Pasalnya, telah terjadi perubahan penyebab kematian di Indonesia.

Dari data yang diperoleh, penyebab kematian dari penyakit tidak menular mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya seperti stroke, diabetes, serta hipertensi atau darah tinggi. Penyebab penyakit tersebut berasal dari investasi negatif perilaku sebelumnya seperti gaya hidup tidak sehat. Oleh karena itu Dinkes Provinsi Jawa Barat berupaya menekan penyakit tidak menular. Caranya dengan mengampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada pelajar khususnya SMA.

Edi menambahkan, biasanya penyakit tidak menular itu biasanya ada di negara maju dan industri. Namun pada kenyataanya di Indonesia juga ditemukan kasusnya. Anehnya jumlah penyakit menular di Indonesia juga tetap banyak. “Menanamkan kepada pelajar mana perilaku yang sehat dan mana yang tidak. Contohnya pelajar dilarang untuk merokok karena dapat merusak kesehatan,” terang Edi.

Sementara itu Wakil Wali Kota Sukabumi Achmd Fahmi menambahkan, kampanye germas di lingkungan sekolah ini penting dalam kerangka menyadarkan siswa untuk hidup sehat. Kampanye germas ini sangat diperlukan karena adanya kemajuan teknologi menyebabkan masyarakat malas melakukan aktivitas fisik. Salah satu hal yang bisa menyehatkan adalah aktivitas fisik minimal 30 menit sehari. Selain itu pelajar juga diminta untuk makan buah-buahan dan sayuran serta jangan merokok. “Khusus untuk SMA dilakukan provinsi dan sesuai kewenangan pemkot melakukannya di SD dan SMP,” tandas dia.(ovi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

Scroll Up