Metropolitan

Dikira Paket Bom, Ternyata Isinya Lain

PHOTO1

Sempat Bikin Geger Penghuni Rumah

SUKABUMI – Warga Jalan Mochtar Obing Trip RT03/03, Kelurahan Gunung Parang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi seketika dibuat kaget setelah ditemukan sebuah paket mencurigakan, Minggu (25/2) petang, sekitar pukul 17.00 WIB. Paket yang dibungkus rapi menggunakan kardus warna merah itu disimpan di depan rumah Dodi Lukman Hakim, 50.

Dodi mengaku, ia pertama kali melihat bungkusan tersebut sekitar pukul 13.00 WIB. Ia pun sempat berpergian beberapa kali, namun paket tersebut masih berada di tempat yang sama. Kecurigaan Dodi kian memuncak selepas salat berjamaah asar. Khawatir benda mencurigakan tersebut membahayakan keluarganya, Dodi kemudian melapor kepada Ketua RW setempat.

“Karena curiga, saya langsung lapor ke Pak RW. Setelah itu Pak RW laporan ke polisi. Polisi langsung datang sambil membawa metal detector. Pas diperiksa, ternyata metal detector itu bunyi. Kami laporan karena khawatir isinya benda-benda membahayakan seperti bom misalnya,” ungkap Dodi saat diwawancarai Sukabumi Ekspres di lokasi penemuan.

Ketua RW setempat, Dede juga tak kalah curiga. Ia mengaku khawatir pula ada orang yang sengaja menaruh benda itu di rumah warganya dengan niat yang tidak baik. Tak ingin ambil resiko, Ddede kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada aparat kepolisian. Berselang beberapa menit, polisi kemudian datang ke lokasi dan memeriksa paket tersebut.

“Betul, itu pas pakai metal detector langsung menyala. Dikira isinya bom atau ada unsur bahan peledak. Polisi juga sempat mundur dan tidak mau membuka paket sebelum ada instruksi dari pimpinannya. Mungkin memang prosedurnya seperti itu,” ungkap Dede kepada JP-News.id.

Bukan main terkejutnya warga dan aparat kepolisian yang saat itu menyaksikan langsung begitu paket kardus dibuka. Ternyata isinya hanya tumpukan sampah rumah tangga. Bunyi metal detector diakibatkan sampah botol minuman multivitamin yang menggunakan tutup logam. Kecurigaan warga akhirnya terjawab dan bisa bernafas lega.

“Kalau memang sampah, kan disitu bukan tempatnya. Kami sudah siapkan penampungan sampah khusus untuk warga. Kami juga bersyukur ternyata isinya bukan seperti yang kami curigai,” tandas Dede.(hrl)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up