Tatar RT-RW

Desa Berkah Bentuk WPA

INOVASI: Desa Berkah Kecamatan Bojonggenteng mendeklarasikan diri membentuk Warga Peduli AIDS (WPA) sebagai upaya mencegah penyebaran HIV/AIDS.

Mencegah Penyebaran HIV/AIDS

BOJONGGENTENG – Upaya penanggulan masalah AIDS harus menjadi tanggungjawab bersama dengan melibatkan banyak pihak, baik lembaga swadaya masyarakat (LSM), swasta, masyarakat, dan pemerintah di semua tingkatan untuk menjangkau orang-orang yang berisiko tinggi terkena HIV/AIDS. Hal ini dilakukan agar penyebaran penyakit mematikan dan mengancam kelestarian kehidupan manusia ini tidak semakin massif dan mengkhawatirkan.

Wakil Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Dadang Sucipta Satradinata menyampaikan kepada sekitar 30 peserta yang mengikuti pembentukan WPA Kecamatan Bojonggenteng, nantinya mereka akan menjadi duta yang diharapkan mampu mensosialisasikan kepada masyarakat bagaiamana mencegah HIV/AIDS sehingga tidak terjadi penyebaran di sekitar lingkungan masing-masing warga.

Sementara menurut Kepala Desa Berekah, Andriyansyah, WPA Desa Berekah dibentuk oleh pemerintah desa dan difasilitasi KPA Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut diadakan di desanya, sebagai upaya preventif dalam menanggulangi penyebaran HIV/AIDS.

Andriyansyah juga menuturkan, WPA terdiri dari enam orang, yakni bidan desa, kader posyandu, karang taruna, tokoh masyarakat, serta tokoh agama yang bertugas memberi penyuluhan dan sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS. “Tugas utamanya memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara penyebaran dan menangani apabila ada warga terkena HIV/AIDS,” tuturnya usai acara.

Selain itu, Andriyansyah menyambut baik dan mendukung kegiatan yang sangat positif tersebut, serta menyampaikan apresiasi yang besar terhadap KPA dengan memberikan penyuluhan kepada warganya.
“Alhamdulillah peserta sangat antusias. Padahal dulu mereka menganggap HIV/AIDS adalah penyakit kutukan. Tapi setelah adanya penyuluhan dan pembentukan WPA, mereka sadar bahwa penyakit ini bisa menimpa siapa saja dan mereka siap membantu upaya pencegahannya. Sampai saat ini di desa kami belum ada laporan warga yang terjangkit virus membahayakan ini,” pungkasnya.(*/net)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up