Pendidikan

CBI Sukabumi Cetak Mahasiswa Unggul

SUKABUMI – Kampus Citra Buana Indonesia Sukabumi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru angkatan 2017/2018, kemarin (3/12). Sebanyak 330 calon mahasiswa diorientasi dengan berbagai materi pengenalan kampus.

“Jadi, hari ini kegiatannya PKKMB atau dulu dikenal opspek. Intinya, sebelum mereka betul-betul menjadi mahasiswa, harus mengikuti orientasi dulu sebagai pengenalan,” kata Direktur Akademi Pariwisata Citra Buana Indonesia Sukabumi, Rafdi S.Sos, MA, di sela-sela kegiatan di Gedung Widarya Kencana di Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong, kemarin (3/12).

Pengenalan itu lebih ditekankan kepada Tridarma Perguruan Tinggi terdiri dari pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Orientasi di perguruan tinggi beda dengan di sekolah menengah atas. “Kalau waktu di SMA itu orientasinya lebih ke pendidikan, tapi ketika di perguruan tinggi pada hakikatnya mahasiswa itu harus melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi,” tutur Rafdi yang juga dipercaya menjabat Sekretaris Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Buana Pratama.

PKKMB kali ini merupakan gelombang kedua. Sebelumnya pada gelombang pertama, PKKMB dilaksanakan di Kampus CBI di Cicurug dengan jumlah peserta hampir 300 orang. “Jadi diakumulasikan jumlahnya sebanyak 630 orang,” terangnya.

Citra Buana Indonesia membuka tiga jurusan yakni Komputer Akuntansi, Manajemen Informatika, dan Perhotelan dengan jenjang pendidikan Diploma III (D3). Dari jumlah mahasiswa yang ada saat ini, mayoritas memilih jurusan Manajemen Informatika. “Hampir 65 persen mahasiswa di CBI itu berasal dari Kabupaten Sukabumi. Sisanya sebanyak 35 persen dari Kota Sukabumi. Kami menyiapkan lulusan diploma III itu yang memiliki skill atau namanya vokasi. Sesuai amanatnya, vokasi itu mencetak orang-orang yang profesional dan memiliki skiil, bukan untuk mengasah kepintaran, tapi benar-benar orang yang ahli,” ujarnya.

Citra Buana Indonesia di Sukabumi sudah berdiri sejak 1992. Dulu jenjang pendidikannya masih setara diploma I (D1). “Baru pada 2001 keluar izin untuk jenjang pendidikan D3. Hingga sekarang sudah kami sudah meluluskan hampir 20 angkatan,” jelasnya.

Rafdi berharap ke depan Citra Buana Indonesia bisa terus meningkat secara kualitas dan kuantitas. Keberadaannya sejajar dengan Universitas Muhammadiyah Sukabumi dan STIE PGRI. “Dari sekitar 23 perguruan tinggi di Kota dan Kabupaten Sukabumi, rating paling atas itu CBI, Ummi, dan STIE PGRI,” pungkasnya.

Rina Nurulya SE, salah seorang dosen di Kampus CBI, menambahkan Citra Buana Indonesia merupakan lembaga pendidikan yang muncul dengan pemahaman nilai toleransi yang dibangun dengan penanaman nilai-nilai yang eksklusif. Proses pendidikan yang diterapkan adalah membentuk mahasiswa yang cerdas dan mampu mengkreasikan.

Peran lembaga sangat penting membentuk dan mendorong mahasiswa di Citra Buana Indonesia menjadi pribadi yang tangguh dan berbudi luhur. Mereka digiring bukan hanya sekadar memahami teori saja, melainkan lebih kepada implementasi. Kemudian juga ditunjang dengan berbagai fasilitas yang tersedia di kampus. “Kami tak hanya ingin unggul dari kuantitas saja tapi juga secara kualitas,” tandasnya.(red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up