Nusantara

Catat Ya.. Dosen Terlibat HTI, Silakan Keluar dari PNS !

Menristekdikti Mohammad Nasir

SukabumiEkspres.com – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir menegaskan bahwa setiap pegawai di lingkungan perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi negeri (PTN) tidak boleh terlibat dalam keanggotaan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Dia harus pilih salah satu. Silakan keluar dari HTI dan bergabung dengan pemerintah dalam artian sebagai PNS. Kalau dia tetap ingin di situ (HTI, red) , maka dia harus keluar dari status PNS,” tegas Nasir , kemarin (24/7).

Nasir menjelaskan, hal ini rencananya harus segera ditetapkan karena bagaimanapun dosen ataupun pegawai di lingkungan PTN adalah bagian dari negara. “Jadi tidak boleh pisah dari negara, itu penting sekali. Nanti saya sampaaikan semuanya pada tanggal 26 Juli,” kata Nasir.

Dijelaskan, pegawai dan dosen di perguruan tinggi negeri (PTN) yang terlibat HTI dianggap melanggar PP 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil (PNS). Dalam peraturan tersebut, kata dia, PNS harus menyatakan diri setia terhadap Pancasila dan UUD 1945.

Lantas bagaimana jaminan pengawasannya? Nasir menjawab, jaminan pengawasan ada di tangan rektor, pembantu rektor, dekan dan pejabat kampus lainnya. “Mereka  yang mengawasi setiap hari bagaimana kegiatan si dosen atau pegawai tersebut.  Bagi pegawai di lingkungan PTN harus menghilangkan aktivitas-aktivitas  yang menuju ke arah sana,” tuturnya.  (sar/pro)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up