Sukabumi Raya

Bupati Marwan Respon KLB Keracunan Massal

SUKABUMI – Peristiwa keracunan massal di Kampung Ciparanje, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi kemarin, menjadi perhatian serius. Terlebih, kasus yang diduga usai menyantap hidangan di sebuah hajatan pernikahan itu masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menegaskan, KLB harus segera ditanggulangi dengan cepat.

“KLB harus ditanggulangi secepatnya. Semua biaya gratis, kalau pun ada yang di bawa kerumah sakit dan tidak mampu maka Jamkesda dijalankan,” tegas Marwan disela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Operasional Pos Pelayanan Terpadu (Pokjanal Posyandu) tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2018, di Pendopo Sukabumi, kemarin (1/3).

Orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi tersebut menambahkan, pemerintah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) juga sudah membangun Posko KLB yang dibuka selama 2X24 jam. Langkah ini merupakan bentuk penangan cepat karena diduga masih banyak orang yang memakan makanan penyebab keracunan massal tersebut. “Dinkes sudah mengambil langkah cepat. Mengantisipasi korban susulan, sudah ada akses pelayanan cepat,” tandasnya.(mg1/hrl)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up