Entertainment

Bisnis Iseng yang Menguntungkan

Andin Indah Kumalasari

MEMILIK usaha sendiri di usia yang masih muda memang sangat menyenangkan. Terlebih bila usaha yang dimiliki, dapat membantu perekonomian keluarga. Andin Indah Kumalasari salah satunya. Wanita berhijab satu ini, telah memiliki bisnis yang menjanjikan di usianya yang masih terbilang muda.

Andin begitu biasa ia disapa, telah merintis bisnis hijab online sejak masih duduk di bangku kuliah. Hingga kini usahanya berjalan lancar dan mulai dikenal berbagai kalangan muda.

Kata gadis berparas manis ini, bisnis hijab online ini awalnya hanya iseng. Saat itu dirinya hanya berniat melanjutkan bisnis yang ditugaskan dari kampusnya saat duduk di S1 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah, Yogyakarta. Tugas kelompok yang diberikan dari dosen pada mata kuliah Perogram Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan, membuat ia dan tiga sahabatnya menciptakan usaha pakaian muslim syar’i.

“Dulunya sama teman-teman yang lain sudah buat usaha dari PKMK ini tapi teman yang lain tidak ada mau lanjutin. Jadi saya yang lanjutin sendiri. Awalnya fokus di busana muslim syar’i namun itu butuh modal yang besar dan mahal jadi saya putuskan hijab saja,” kisahnya.

Berbisnis hijab, kata Andin, tidak perlu membutuhkan modal yang besar. Awalnya ia bercerita, dirinya berjalan dibeberapa toko kain untuk mencari bahan?bahan yang bagus setelah itu di upload. Saat itu, media sosial belum gencar seperti sekarang ini.

“Sosmed dulu belum banyak, waktu itu saya ingat hanya menjual melalui grup di Blackberry Messanger (BBM). Pertama dipromosiin dulu ke temen−temen setelah itu kalau ada yang pesan baru saya produksi,” papar gadis berzodiak Cancer ini.

Pada 2014, Andin sudah mulai berjualan di sosial media Instagram (IG) dengan produk Aniqoh Project. Setelah hampir 3 tahun ini, secara perlahan tapi pasti omzetnya semakin meningkat. Dengan adanya peningkatan ini, ia baru mulai berani untuk jualan dengan sistem ready stock.

“Hanya saja sistem ready stock ini tidak bertahan lama. Jadi saya memutuskan untuk kembali ke sistem preorder seperti sebelumnya. Ada juga yang ready stock tapi tidak banyak,” jelas anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Perlu diketahui, sejauh ini, Aniqoh Project lebih prioritas berjualan di IG karena Andin menilai IG memiliki kontribusi yang besar dalam online shop Indonesia. Dan juga dalam kacamatanya, IG ini termasuk sosmed yang paling inovatif.

Menyinggung masalah suka dukanya dalam berbisnis, Andin mengaku sejak awal berbisnis hanya ingin menambah uang jajan yang pas?pasan dan merasa lebih banyak sukanya. Dari hasil berjualan hijab online, ia sudah bisa membayar studi S2 sendiri, membantu orangtua, bisa beli barang sendiri, dan bisa membahagiakan orang dengan desain yang dirancang dan lebih banyak dikenal orang berkat usahanya.

“Kalu dukanya palingan hanya tidak bisa bagi waktu dengan kuliah. Ada yang komplain, reject barang. Gak ada niat serius, tapi Alhamdulillah Allah berkehendak lain dan memberikan kesempatan untuk bekarya,” tuturnya.(*/hyt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up