Sukabumi Raya

BI Salurkan Bantuan untuk Nelayan

SUKABUMI – Bank Indonesia memberikan bantuan empat unit Keramba Jaring Apung (KJA) kepada Kelompok Nelayan Sinar Laut Kidul, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, kemarin (11/1). Bantuan itu merupakan bagian Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

“Bantuan ini diharapkan dapat mendorong kinerja Kelompok Budi Daya Perikanan Sinar Laut Kidul sehingga mampu menghasilkan hasil budi daya biota laut yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi,” ujar Kepala kantor Perwakiian Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Wiwiek Sisto Widayat seusai kegiatan kepada wartawan, kemarin (11/1).

Hadir pada kesempaan itu Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, anggota Komisi XI DPR RI DapiI Jawa Barat IV, Heri Gunawan, serta Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sukabumi, Dadang Budiman.

Wiwiek menjelaskan, bantuan KJA ini berbahan Prime Grade Polyethylene (PE) dengan anti-UV dan diharapkan mampu bertahan selama 20 tahun. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen Bank Indonesia dalam memajukan sektor kemaritiman di Indonesia khususnya di Jawa Barat dan sebagai wujud dukungan program pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam merealisasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Tahun 2015-2019 yang menitikberatkan pada pembangunan keunggulan kompetitif, SDM dan Iptek.

“Bantuan ini juga merupakan bagian dari program pengembangan UMKM ungguIan Bank Indonesia dalam rangka mendukung Pengembangan Ekonomi Lokal (Local Economic Development) sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Tujuan program pengembangan UMKM UngguIan ini adalah untuk menumbuhkan dan menciptakan puaat-pusat aktivitas ekonomi baru yang dapat,” jelas Wiwiek.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengaku, Kelompok Nelayan Sinar Laut Kidul merupakan salah satu kelompok budi daya perikanan dengan beranggotakan 12 orang yang diketuai bapak Bambang. Sejak 2010 kelompok ini merupakan salah satu kelompok budi daya perikanan yang secara khusus digunakan sebagai wadah pengembangan jenis mata pencaharian tambahan selain penangkapan ikan dan pengasinan ikan, yaitu budi daya lobster jenis pasir dan mutiara dengan menggunakan metode KBA.

“Bantuan ini diharapkan mampu merangkul kelompok-kelompok budidaya perikanan Iainnya sebagai saiah satu sentra perikanan terbesar di Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya.(mg1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up