Sukabumi Raya

Beras Impor ‘Hantui’ Petani

SUKABUMI – Musim panen raya di Kabupaten Sukabumi, khususnya di kawasan Pajampangan mulai berlangsung sejak awal Februari 2018. Tapi musim panen saat ini diwarnai kekhawatiran para petani dengan ancaman datangnya beras impor yang kualitasnya lebih bagus.

Salah seorang petani di Kecamatan Surade, Salman, 55 mengaku, harga gabah di petani Surade dan Sagaranten sekarang masih relatif tinggi. Ancaman datang saat beras impor datang di musim panen raya. Petani khawatir harga gabah akan anjlok lantaran pembeli lebih memilih beras impor.

“Saat ini harga gabah basah di selatan Sukabumi bervariasi, antara Rp 3.800 hingga Rp 4.000 per kilogram. Sedangkan harga beras impor bisa lebih rendah dari harga beras yang dihasilkan petani disini. Untuk itu, saya sebagi petani sangat khawatir bila beras impor masuk ke Sukabumi. Itu bisa menjatuhkan harga dan kualitas beras lokal,” keluh Salman kepada Sukabumi Ekspres, kemarin (28/2).

Di Surade, harga gabah masih dinilai stabil, berkisar Rp 4.000 per kilogram. Perbedaan harga tersebut disesuaikan dengan kondisi wilayah serta kemudahan akses untuk mengangkut hasil panen. Namun, harga gabah akan anjlok jika beras impor jadi didatangkan oleh pemerintah. Seperti yang terjadi di Kecamatan Sagaranten dimana harga gabah sudah mulai anjlok.

“Karena itu, petani berharap tidak ada beras impor. Sebenarnya harga gabah di awal panen Januari sempat Rp 5.800 per kilogram. Namun dengan adanya beras impor masuk, harga gabah menurun sekitar 15 persen,” ungkap Salman.

Tingginya harga gabah itu, diikuti dengan harga beras Rp 11 hingga Rp 13 ribu per kilogram. Tapi pada awal Februari 2018 ini, akibat faktor cuaca dan panen raya harga gabah mulai anjlok.

“Harga gabah pada awal Febuari lalu, mengalami penurunan mencapai Rp 3.800 per kilogram. Kami harap harga gabah ini naik lagi dan stabil serta bisa diserap,” tandasnya.(udi/hrl)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up