Sukabumi Raya

Belasan Mobil Pusling Mogok

NO PHOTO

PLARA – Belasan unit mobil puskesmas keliling (Pusling) di Kabupaten Sukabumi mogok karena mengalami kerusakan pada beberapa bagian mekanik kendaraan. Akibatnya, pelayanan kesehatan kepada masyarakat terhambat.

“Saat ini bangkai kendaraan pusling yang mogok terpaksa dimasukan ke bengkel terdekat diwilayah sekitar,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi Didi Supriadi, kemarin (25/2).

Dia mengungkapkan, kerusakan pada kendaraaan pusling mayoritas pada bagian mesin dan bagian mekanik vital lainnya. Sehingga menyebabkan kendaraan tidak bisa berfungsi sama sekali.

“Karena itu, kendaraan yang tidak laik pakai harus memperoleh perbaikan secara khusus. Pasalnya, hampir sebagian besar dalam keadaan mogok,” ungkapnya.

Didi menyebut, belasan kendaraan pusling yang kini dalam keadaan mogok dan tidak bisa berfungsi kembali, di antaranya pusling diwilayah layanan puskemas Purabaya, Cijangkar, Cisolok, Warungkiara serta beberapa puskesmas lain.

“Guna melakukan perbaikan pada kendaraan pusling yang rusak harus membutuhkan biaya yang lumayan besar. Kendati begitu satu persatu kendaraan pusling sudah mulai dilakukan perbaikan,” tuturnya.

Menurutnya, bila melihat kondisi fisik kendaraan pusling yang ada, hampir 50 persen dalam keadaan rusak berat. Akibatnya kini hampir sebagian besar kendaraan pusling tidak bisa laik dengan baik. “Akibat kerusakan kendaraan pusling, pelayanan kepada masyarakat pun menjadi terganggu,” kata dia.

Pada tahun anggaran 2017 lalu, kata dia, pihaknya telah memperoleh bantuan dana pusat untuk pengadaan sekitar 21 kendaraan pusling. Rencananya mobil pusling baru lebih diprioritaskan di puskesmas yang kondisi mobilnya sudah keadaan rusak berat.

“Untuk itu, khusus puskesmas yang kini mobilnya keadaan rusak berat akan segera diganti dengan mobil pusling baru,” kata dia.

Lanjut dia, fungsi dan pemanfaatan kendaraan pusling dimasing-masing desa sangat vital dalam melakukan kesehatan kepada masyarakat. Apalagi selama ini mobil pusling bukan hanya sebatas pemanfaatanya untuk melakukan pelayanan kesehatan diwilayah, namun berfungsi ganda menjadi kendaraan rujukan bagi para pasien.

“Oleh sebab itu, jika tidak segera dilakukan perbaikan mobil pusling yang ada, maka akan menghambat terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” bebernya.

Dia menambahkan, pihaknya bukan hanya secara bertahap melakukan perbaikan puluhan mobil pusling yang rusak, namun sesuai perencanaan akan melakukan pengadaan mobil operasional ambulance untuk membantu pelayanan kesehatan di puskesmas.  Tahun ini Dinkes akan mengoperasikan 10 unit ambulance yang baru untuk 10 kecamatan.    “Mobil ambulance akan diprioritaskan untuk dapat ditempatkan di Puskesmas Poned (Pelayanan Obstetri Neonatus Essensial Dasar) untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dalam penanganan terhadap ibu melahirkan,” pungkasnya.(udi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up