Entertainment

Belajar dari Pengalaman Kerja

wanojaaaa
Septin Syahridawati

SELALU sibuk saat menjadi wanita karier. Anda yang saat ini merupakan wanita karier pasti sudah tahu rasanya. Lelah sudah pasti, waktu terkuras jangan ditanya lagi. Nah kali ini, Septin Syahridawati ingin berbagi pengalamannya menjadi wanita karier.

Lulus dari Jurusan Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, menjadi awal yang mudah bagi dirinya mendapatkan pekerjaan. Sebelum menginjakkan kakinya di Kaltara, dirinya diterima bekerja disalah satu bank sebagai rekrutmen officer.

“Nah di sini saya bertugas menyortir surat lamaran dan mengetes untuk frontliner-nya. Sehingga dari mencari orang untuk bekerja seperti satpamnya saya yang bertugas mewawancarai,” ujarnya.

Saat mengemban jabatan tersebut, ia tak ingin dinilai sebagai kryawan yang biasa saja. Ini dibuktikan dirinya terpilih sebagai karyawan terbaik di bank tersebut.

Setelah beberapa kali mengharumkan nama bank tersebut, ia membuat pilihan sulit. Antara berhenti atau melanjutkan kariernya. Dan pada akhirnya, ia memilih untuk mengundurkan diri, dikarenakan dirinya telah dilamar pria dambaannya dan siap untuk dinikahi.

Ia pun mencoba mengusir kejenuhannya dengan mencari pekerjaan. Memiliki ijazah sarjana ternyata tak terlalu menyulitkannya saat itu. Ia mencoba peruntungan di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dan akhirnya diterima menjadi tenaga honor yang mengurusi tentang perpajakan dan mengurus surat-menyurat.“Saya di KPU itu selama 8 bulan saja,” singkatnya.

Tak ingin berlama-lama menganggur setelah mundur dari KPU, ia kembali mencari pekerjaan baru. Kali ini ia memilih sebuah dealer mobil. Di dealer Daihatsu ini, dirinya dipercaya menjadi sebagai tenaga sales counter. Sempat bingung, karena dipekerjaan sebelumnya dia banyak bekerja di di balik layar.

“Jadi saya sempat kaget karena saya jarang ketemu orang. Untungnya saya punya pengalaman biasa wawancara orang dan mengetes orang. Jadi jika ketemu orang saya tidak takut menjelaskan,” jelasnya.

“Yang penting, intinya saya selama ditraining di sini saya banyak tahu apa-apa produk yang akan kita jual, bagaimana caranya men diel-kan konsumen. Ya perlahan-lahan saya bisa dari psikolog menjadi marketing ya, itu merupakan suatu tantangan baru,” sambung Septi.

Dia menambahkan, jika dirinya merupakan tipe yang mau belajar. Banyak pengalaman dia dapat selama bekerja, karena semua tentang hal baru dia pernah ikuti. Dan selama bergelut di dunia kerja dirinya tidak pernah bermasalah dengan perusahaan.

“Di Daihatsu, saya betah karena tentang penjualan lumayan lah, dan di sini sudah hampir lima bulan,” kata dia sambil tersenyum manis. (*/hyt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up