Kiprah MUI & Baznas

Baznas Targetkan 7 Miliar Bantu Peserta BPJS Ketenagakerjaan

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) menargetkan himpun dana Rp7 miliar dari masyarakat untuk membantu pembiayaan iuran peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang tidak mampu.

Direktur Amil Zakat Nasional Baznas Arifin Purwakananta mengtakan, lembaganya mengambil satu persen dari total tunggakan biaya iuran peserta kelas tiga BPJS Kesehatan untuk dibantu dibiayai sebagai implementasi kerja sama dari kedua pihak. Ada sekitar tiga juta orang butuhkan bantuan, kalau dirupiahkan sekitar Rp700 miliar.

“Kalau bisa selesaikan 10 persen masalah lewat donasi saja, kita berharap inginkan dana terhimpun Rp70 miliar, tapi sebagai awalan kita targetkan Rp7 miliar, kalau responnya positif akan ditingkatkan kedepannya,” kata Arifin.

Kepala Grup Keuangan BPJS Kesehatan Heru Chandra mengonfirmasi bahwa sekira tiga juta peserta kelas tiga BPJS Kesehatan menunggak membayar iuran dikarenakan tidak mampu.

Oleh karena itu BPJS Kesehatan melakukan inovasi dengan membuka jaringan dan kerja sama dengan lembaga dan organisasi lain untuk membantu membiayai iuran peserta yang menunggak karena tidak mampu membayar.

“Kelas tiga sekitar hampir 30-40 persen menunggak,” kata Heru.

Arifin memaparkan Baznas akan berusaha mengumpulkan donasi dengan mengerahkan tiga saluran utama penggalangan donasi yaitu melalui laman resmi Baznas yang sudah ada, pasar digital seperti Bukalapak dan Tokopedia.

Laman internet yang khusus gerakan penggalangan dana secara beramai-ramai (crowdfunding) seperi kitabisa.com, sosial media, dan penghimpunan donasi secara konvensional seperti gerai di pusat perbelanjaan hingga sistem jemput dana.

Arifin juga menekankan pentingnya sosialisasi sebanyak-banyaknya agar gerakan donasi untuk membantu peserta BPJS Kesehatan yang tidak mampu diketahui oleh masyarakat luas.

Menurut dia, masyarakat Indonesia dipenuhi oleh orang-orang yang dermawan, namun masalahnya hanya gencarnya sosialisasi dan media penyaluran.

Dia mencontohkan banyaknya lembaga-lembaga yang membuka layanan penampungan donasi ketika ada kejadian bencana alam di Indonesia dan berhasil mengumpulkan dana yang cukup banyak.      Arifin mengaku Baznas berusaha menghimpun sebagian dana dari total keseluruhan tunggakan iuran peserta BPJS Kesehatan. Sementara sisanya diharapkan BPJS Kesehatan melakukan inovasi lainnya untuk mencari sumber dana pembiayaan iuran peserta tidak mampu.

BPJS Kesehatan dan Baznas bekerja sama dalam bantuan pembiayaan iuran bagi peserta yang tidak mampu membayar. Baznas akan menjadi wadah bagi para donatur yang donasinya akan disalurkan untuk membantu peserta BPJS Kesehatan dalam membayar iuran bulanan. Bantuan Baznas tersebut untuk menghindari agar orang miskin tidak kehilangan kepesertaan dan kehilangan akses pelayanan kesehatan karena menunggak iuran. (ant/hyt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up