Metropolitan

Balai PSDA Buka Lahan Sawah Baru

JL BHAYANGKARA – Balai Pengelola Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat Wilayah Cisadea-Cibareno Sukabumi merencanakan membuka lahan sawah baru seluas 3.800 hektare. Lokasi yang ditunjuk berada di Desa Caringin Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi seluas 2.500 hektare dan di wilayah Cianjur selatan seluas 1.300 hektare yang berada di daerah aliran sungai Babancong.

“Ini merupakan tindak lanjut rencana Pemprov Jabar yang akan membuka 100 ribu hektare lahan sawah baru,” terang Kepala Seksi Irigasi Balai PSDA Wilayah Sungai Cisadea-Cibareno, Asep Tatang Effendy, kemarin (4/12).

Di Kecamatan Cisolok proses pembebasan lahannya ditargetkan akhir tahun ini selesai. Sehingga, tahun depan mulai direncanakan pembangunan saluran irigasinya. “Kalau di Cianjur selatan masih dalam tahap pengajuan. Pembangunannya dilakukan secara bertahap,” tambah Asep.

Rencana membuka lahan sawah itu, lanjut Asep, tak terlepas juga persoalan alih fungsi lahan. Setiap tahun, alih fungsi lahan di wilayah Sungai Cisadea-Cibareno mencapai 5.000 hektare. “Makanya, kita berupaya membuka lahan-lahan sawah potensial sebagai upaya penyelamatan,” ujarnya.

Balai PSDA Provinsi Jawa Barat Wilayah Sungai Cisadea-Cibareno membawahi tujuh daerah aliran sungai. Ketujuhnya yakni DAS Cisalada, DAS Cimandiri, DAS Babancong, DAS Cigangsa Jampang, DAS Cikarang-Cigangsa, DAS Cikarangluwung, serta DAS Ciseureuh-Cibeureum. “DAS itu tersebar di sejumlah wilayah Sukabumi dan Cianjur,” tegasnya.

Untuk mendukung upaya ketahanan pangan itu, Balai PSDA akan menjadikan DAS Cimandiri sebagai irigasi percontohan. Nantinya untuk membantu pengairan lahan sawah itu, DAS Cimandiri bakal diperpanjang. “Saat ini DAS Cimandiri memiliki panjang 24 kilometer. Nanti bakal ditambah 8 kilometer lagi yang bisa mengairi lahan sawah seluas 1.275 hektare. Butuh dana sekitar Rp30 miliar untuk membangun aliran irigasi di DAS Cimandiri,” kata dia.

Perlu terobosan agar pencapaian target ketahanan pangan bisa maksimal. Balai PSDA terus berupaya memberikan pelayanan pasokan air di saluran-saluran irigasi kepada masyarakat. “Kalau tidak maksimal, cukup sulit mencapai target ketahanan pangan dengan cara memberikan pelayanan air irigasi kepada masyarakat,” sebut Asep.

Kondisi jaringan irigasi di semua DAS di bawah pengelolaan Balai PSDA Jabar Wilayah Cisadea-Cibareno sejauh ini rata-rata di bawah 60%. Idealnya, kondisi jaringan minimalnya mencapai 64%. “Tapi kita upayakan maksimal agar bisa memenuhi target minimal kondisi jaringan irigasi,” tandasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up