Society

Ayo Sukseskan Gerakan Infak Anak Yatim

ISTIMEWA KOMPAK: Relawan Terkam saat ini belum menentukan sikap dukung mendukung kepada calon yang akan maju pada Pilwalkot Sukabumi 2018. Sebagai relawan pemenangan Mohamad Muraz, mereka masih menunggu instruksi orang nomor satu di Pemkot Sukabumi itu.

Program Baznas Kota Sukabumi Infak Muharam Masuk Edisi Kedua

JL VETERAN – Seperti tahun sebelumnya dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1439 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi akan menggelar berbagai kegiatan.

Bahkan kegiatan tahun ini diyakini akan digelar lebih meriah dari tahun sebelumnya. Kemarin (30/8), sosialisasi gerakan infaq Muharam digelar untuk memantapkan persiapan kegiatan tersebut.

Usai sosialisasi, Wakil Ketua Tiga Baznas Kota Sukabumi, M Kusoy mengimbau masyarakat di wilayahnya untuk ikut berbagi kebahagiaan kepada sesama dengan menyisihkan sebagian rizkinya. Di mana, pihaknya telah menyebar kupon infak senilai Rp 2 ribu.

“Kita ada kupon infak senilai Rp 2 ribu yang telah dibagikan kepada instansi, lembag pendidikan dan masyarakat umum. Hasilnya akan kami salurkan untuk anak yatim dan dhuafa pada acara nanti,” kata dia kemarin.

Menurutnya, kegiatan tahunan ini digelar untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya berzakat tepat sasaran. “Total ada 200 ribu kupon yang sudah disebar. Mudah-mudahan ada dermawan yang mengikhlaskan rizkinya untuk menolong agama Allah dengan memuliakan anak yatim,” lanjutnya.

Kusoy berharap program tahunan yang telah digelar kali kedua ini bisa tembus Rp 2 miliar dari hasil zakat infak dan sadakah (ZIS). Tercatat tahun sebelumnya mencapai Rp 1,5 miliar.

“Kalau kupon infak terjual habis ya bisa sampai Rp 400 juta. Tahun lalu 150 kupon tembus 90 persen,” bilangnya.

Sebelumnya, santunan kepada anak yatim dan dhuafa mencapai 1.300 orang dengan indeks pemberiannya Rp 100 ribu per orang. “Jadi kita naikan seribu untuk harga kupon agar lebih berkah. Karena pemberian santunannya pun akan naik menjadi Rp 150 ribu per orangnya,” timpal dia.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Sukabumi Fifi Kusumajaya menambahkan, santunan akan diberikan bukan hanya kepada anak yatim dan dhuafa namun panti jompo. Menurut dia, lembaganya ditugaskan oleh negara menyisihkan 1% untuk penanganganan biaya hidup fakir miskin di daerahnya yang mencapai 21 ribu Kartu Keluarga (KK).

“Baznas ikut mengentaskan kemiskinan melalui beberapa program bantuan. Misalnya pemberian sembako, biaya sekolah, perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan usaha, pengobatan dan lainnya,” kata dia.

Meski demikian, sambung Fifi, pihaknya belum mendapat data yang valid terkait data mustahik dan muzaki di wilayanya. Baik BPS maupun muspida tingkat kelurahan dan kecamatan.

“Makanya kami selalu kroscek ulang kevalidan data masyarakat miskin karena ada kejadian. Di mana, ada salah satu warga yang mendapat bantuan yang bukan haknya karena bukan termasuk delapan golongan yang berhak mendapat zakat,” tandas dia. (job4/hyt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up