Bogor

Mantan Staf Pak Kades Lakukan Pungli, Proyek Tol Bocimi Mandek

Sejumlah pekerja saat menyelesaikan pembangunan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (BOCIMI) di kawasan Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/9). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ingin mempercepat pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan untuk tol dengan panjang total 54 Km tersebut, khususnya untuk Seksi 1 Ciawi – Cigombong sudah berhasil dibebaskan lahannya 95 persen. ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya/foc/16.
Ilustrasi

 

SukabumiEkspres.com – Upaya pemerintah memecah kemacetan di jalur Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) semakin nyata. Proyek infrastruktur yang bakal jadi solusi atasi kemacetan, mulai menunjukkan wujudnya.

Seperti yang terlihat di beberapa lokasi proyek mulai dari sekitar Jalan Rulita, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Juga pembangunan Tol Bocimi di Desa Pasar Lido, Kecamatan Cigombong. Alat berat tengah beroperasi. Sejumlah truk pengangkut semen  lalu lalang melakukan pengecoran.

Meski demikian, masih banyak permasalahan dibalik pembangunan tol Bocimi tersebut. Seperti yang terjadi di beberapa titik. Masih banyak yang belum bisa dikerjakan.

Tertahannya pembangunan megaproyek Tol Bocimi pada seksi satu tidak terlepas dari kasus pungli yang terjadi di Kecamatan Cigombong.

Banyak pemilik bangunan ogah melepaskan lahan dan bangunannya untuk diratakan.Selain itu, biong tanah menjadi pembebasan lahan di sejumlah lokasi menjadi lambat. Ada beberapa bidang tanah dengan status tumpang tindih.

“Saya bukannya tidak mau mendukung pembangunan. Namun kemarin ada pungli. Setiap bangunan dan tanah yang masuk dalam poyek bocimi dimintai 15 persen dari nilai jual. Makanya saya belum menjualnya,,”ujar salah satu pemilik lahan, Agus (34) kemarin (30/5).

Sementara Kepala Desa Wates Jaya, Umar Dhani menuturkan, pungli dilakukan oleh oknum staf desa kades terdahulu.

“Oh kalau masalah pungutan liar yang terjadi di wilayah kami itu terjadi sudah lama. Sebab kami yakin apa yang dilakukan oleh oknum perangkat desa itu salah, makanya mereka kini sudah ada dibawah penanganan aparat kepolisian. Jadi kami tegaskan kini beberapa diantaranya telah ditahan polisi dan sampai saat ini belum ada lagi yang melakukan hal serupa,” papar Kades.(all/c/gun/hyt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Sukabumi Ekspres (Jawa Pos Group) merupakan surat kabar harian yang terbit di Kabupaten/Kota Sukabumi dan Cianjur. Lahir dari semangat pentingnya keterbukaan dan ketersebaran informasi hingga ke pelosok-pelosok Sukabumi, Sukabumi Ekspres menjadi spirit pembaharuan koran lokal di kota dan kabupaten.

Sukabumi Ekspres

Scroll Up